Suara.com - Seorang ayah di Thailand mengikat putrinya di lantai dengan selotip karena diganggu saat bekerja. Kejadian ini terjadi ketika selama penguncian wilayah atau lockdown.
Disadur dari World of Buzz, Jumat (17/4/2020), seorang pria yang tidak disebutkan namanya ini memutuskan menempelkan putrinya ke lantai dengan selotip sehingga dia akan berhenti bergerak.
Pria itu sudah cukup terganggu oleh anaknya. Padahal dia harus bekerja meskipun di rumah.
Anak yang berusia sekitar dua atau tiga tahun itu berbaring di lantai dengan bantal di bawah kepalanya.
Empat selotip plastik berukuran besar menempel di sekujur tubuhnya.
Wajah polos gadis kecil itu seakan berkata dirinya tidak bersalah.
Sementara sang ayah terlihat duduk di kursi dengan menghadap laptop, yang kemungkinan sedang bekerja.
Pria itu membiarkan anaknya berada di lantai dengan mainan yang berserakan dan kursi yang terjungkal.
Menurut Sin Chew Daily, ibu gadis itu kemudian mengunggah foto mereka di Facebook.
Baca Juga: DPR Minta Kebijakan Penyelenggaraan Haji 2020 Diputuskan Ramadan
Sang ibu mengunggah foto itu dan memberi narasi, "Ibu sedang memasak, ayah sedang bekerja, anak perempuan berbaring di ruang keluarga".
Foto tersebut menarik perhatian warganet. Ekspresi si gadis kecil menjadi sorotan netizen.
Beberapa warganet merasa lucu dengan ekspresi datar si bocah. Tetapi beberapa warganet lain mengingatkan bahwa hal itu tidak boleh ditiru oleh orang tua lain.
Berita Terkait
-
Detik-detik Runtuhnya Patung Klenteng di Tuban Terekam Video CCTV
-
Viral Dalgona Coffee, Waspada Bahaya Jangka Panjang Jika Diminum Keseringan
-
Tak Ingin Ulah Stafsus Terulang, DPR Sarankan Buat UU Etika Pejabat Negara
-
Warga di Bali Tolak Pekerja Migran, Bupati Karangasem Menangis
-
Dokter Protes DPR Foto-foto Pakai APD, Habiburokhman Gerindra Sakit Hati
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
Terkini
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
-
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis
-
Antrean Panjang Berburu Tiket Planetarium Jakarta, Jakpro Janji Benahi Layanan
-
Menko Yusril Sebut KUHP dan KUHAP Baru Sebagai Penanda Berakhirnya Hukum Pidana Kolonial
-
BNI Dukung Danantara Hadirkan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
-
Gigitan Ular Jadi Ancaman Nyata di Baduy, Kemenkes Akui Antibisa Masih Terbatas