Suara.com - Bentrokan terjadi antara polisi dan pemuda di pinggiran Paris, Prancis, yang warganya berpenghasilan rendah, karena aturan karantina yang ketat yang diberlakukan untuk menekan penyebaran virus corona telah mengancam kedamaian sosial di wilayah itu.
Ricuh di Villeneuve-La-Garenne, sebelah utara Paris, pertama kali terjadi pada Sabtu (18/4/2020) malam waktu setempat, dipicu tabrakan antara seorang pengendara sepeda motor dengan mobil patroli polisi. Kerusuhan berlangsung hingga Minggu (19/4/2020) dini hari sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan.
Kurang dari 24 jam kemudian, kerusuhan kembali pecah. Kembang api dilemparkan ke polisi dan beberapa mobil dibakar. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan para pembuat onar.
"Kami mengendalikan situasi dengan relatif cepat," kata pejabat polisi dikutip Reuters.
"mediator telah dikirim ke lingkungan itu untuk menenangkan situas."
Banlieue Prancis---lingkungan dengan gedung-gedung bertingkat tinggi yang mengelilingi banyak kota-kotanya---telah lama menjadi titik api kemarahan atas keluhan sosial dan ekonomi. Pada 2005, kerusuhan berlangsung tiga minggu setelah dua pemuda tewas melarikan diri dari polisi di pinggiran Paris utara.
Pinggiran ibu kota yang miskin dan dihuni beragam etnis tampaknya telah terpukul semakin parah karena wabah virus corona dibandingkan pusat Kota Paris yang lebih makmur, berdasarkan data resmi terkait kematian akibat COVID-19.
Setelah Presiden Emmanuel Macron memberlakukan karantina wilayah pada 17 Maret, petugas polisi secara pribadi menyatakan keprihatinan bahwa pembatasan keras pada kehidupan publik dapat meningkatkan ketegangan dan memicu keresahan. Beberapa penghuni perumahan umum mengeluh karena menjadi sasaran ketidakadilan dan kekerasan oleh polisi.
Soal pemicu kerusuhan, polisi mengatakan mereka ingin menghentikan pengendara sepeda motor di Villeneuve-La-Garenne setelah ia terlihat mengendarai dengan kecepatan yang salah di jalan tanpa helm.
Baca Juga: Kawasaki Ninja ZX-25R Bakal Diluncurkan secara Virtual?
Dalam satu video yang diterbitkan di situs surat kabar Le Parisien, para petugas terlihat berdiri mengawasi seorang pria yang menerima perawatan di trotoar.
Le Parisien mengutip saksi yang mengatakan pintu mobil polisi sengaja dibuka ke jalur pengendara sepeda motor. Pejabat polisi yang berbicara kepada Reuters menolak mengomentari tuduhan itu, mengatakan ada dua versi peristiwa.
"Investigasi sedang berlangsung dan ada rekaman kamera tentang apa yang terjadi."
Pemerintah Prancis pekan lalu mengumumkan dana untuk keluarga miskin dan dukungan tambahan bagi para penganggur untuk membantu mereka melalui masa karantina dan penurunan ekonomi yang tajam yang disebabkan oleh epidemi. (Antara)
Berita Terkait
-
Tampil 84 Menit, Intip Statistik Memukau Calvin Verdonk saat Lille Hajar Rennes
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
From Paris with Love: Aksi Brutal John Travolta di Kota Cahaya, Malam Ini di Trans TV
-
Kolaborasi Kreatif di Paris Fashion Week, Penfolds Hadirkan Desain Edisi Terbatas
-
Presiden Prancis Ingatkan Donald Trump, Menggulingkan Rezim Iran Tak Semudah Menjatuhkan Bom
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun
-
Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir
-
Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra
-
Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari