Suara.com - Nama Garry Kasparov sebagai pecatur dunia meroket saat berhasil meraih kemenangan atas Anatoly Karpov di usia 22 tahun. Ia meraih gelar Grandmaster pada 1980, dan menduduki ranking pertama Fédération Internationale des Échecs (FIDE, juga disebut World Chess Federation) pada 1984. Legenda catur kelahiran Baku, Azerbaijan (dahulu adalah bagian dari Uni Soviet) pada 13 April 1963 ini lebih dikenal publik zaman now sebagai penulis dan seorang aktivis politik oposisi Presiden Vladimir Putin.
Kerap disebut sebagai pecatur terbaik sepanjang masa, dihitung dari karier sepanjang 1986 hingga pensiun pada 2005, Garry Kasparov meraih posisi teratas sebanyak 255 bulan dari 228 bulan kompetisi yang diikutinya. Rating tertingginya adalah 2851 yang ditorehkan pada 1999 dan baru dipatahkan oleh pecatur Magnus Carlsen pada 2013.
Dalam masa pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19, FIDE menggelar kompetisi Online Nations Cup yang dijadwalkan berlangsung 5-10 Mei 2020. Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, kejuaraan ini bakal diikuti enam tim berisikan empat pecatur yang mewakili Rusia, Amerika Serikat, Eropa, China, India dan satu tim lain yang mewakili belahan dunia lainnya atau disebut sebagai Rest of the World Team.
Garry Kasparov akan turun di kejuaraan ini, sebagaimana ditulis dalam laman resmi FIDE pada Selasa (21/4/2020). Selain namanya, ada dua mantan rival ikut bertarung, yaitu yaitu Vladimir Kramnik dan Visnawathan Anand. Juga Alireza Firouzja asal Iran, pecatur muda berusia 16 tahun. Sehingga nantinya kejuaraan Online Nations Cup akan berisikan tiga generasi pecatur dunia.
Adapun kompetisi akan dilangsungkan menggunakan platform catur daring Chess.com dan untuk memastikan fair play FIDE akan mendelegasikan tim pemantau melalui telekonferensi video dengan para peserta. Dengan memperebutkan hadiah senilai Rp 2,8 miliar dan ditayangkan secara langsung melalui pelbagai kanal seperti Twitch, YouTube, Mixer, Twitter dan berbagai aplikasi streaming populer lainnya, dengan panduan komentator multibahasa.
Putaran pertama akan digelar dengan format dua kali round-robin antara keenam tim pada 5-9 Mei dan dua tim teratas bakal bertanding di laga Superfinal untuk penentuan juara pada 10 Mei.
"Fakta bahwa turnamen resmi harus dilangsungkan dengan cara ini patut disayangkan, namun kami layak berbahagia karena catur bisa menjadi hiburan bagi jutaan orang di dunia yang tengah berdiam di rumah masing-masing," papar Presiden FIDE, Arkady Dvorkovich.
"Mereka bukan saja bisa memainkan catur sendiri, namun menyimak kompetisi level utama yang tersaji nantinya," tambahnya.
Buat pencinta catur yang merindukan permainan Garry Kasparov, inilah saatnya bernostalgia saat #DiRumahAja dalam upaya ikut memutus rantai penyebaran Covid-19.
Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta
-
Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri
-
Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat
-
Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya
-
Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia
-
Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu
-
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang