Suara.com - Dua kontestan catur yang bertarung dalam Olimpiade Catur di Norwegia baru-baru ini, meninggal dunia. Keduanya meninggal dunia di hari yang sama, bertepatan dengan final ajang tersebut.
Seorang pemain asal Seychelles meninggal dunia saat sedang bertanding catur dengan lawannya. Lelaki berusia 60 tahun itu tiba-tiba ambruk di tengah permainan.
Upaya untuk menyelamatkan nyawanya tidak berhasil. Iapun dinyatakan meninggal akibat serangan jantung.
Sore harinya, seorang kontestan asal Uzbekistan juga ditemukan meninggal di kamar hotelnya.
"Ini adalah kematian tragis dan alami," kata juru bicara Federasi Catur Dunia Jarle Heitmann. Namun dirinya tidak menyebutkan penyebab kematian kedua kontestan. Dia juga tidak menyebabkan nama keduanya.
Kepolisian Tromsoe, kota tempat penyelenggaraan kejuaraan tersebut, mengatakan bahwa mereka tidak mencurigai kematian itu sebagai tindak kejahatan.
Untuk menghormati dan mengenang kedua kontestan, dilakukan mengheningkan cipta pada upacara penutupan kejuaraan. (Al Arabiya)
Berita Terkait
-
Jenazah Kakek yang Membusuk Ditemukan dalam Rumah di Jaksel
-
Hilang 32 Tahun, Jenazah Pendaki Ini Ditemukan di Mont Blanc
-
Terkunci di Lemari Pendingin Kamar Mayat, Seorang Perempuan Mati Kedinginan
-
Dikira Gurauan "April Mop", Mayat Perempuan Dibuang ke Tempat Sampah
-
Jenazah Perempuan Tua Ditemukan di Depan Televisi yang Masih Menyala
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya