Suara.com - Beredar video kericuhan di kawasan Mangga Dua Square, Jakarta. Video itu disebut-sebut sebagai rencana aksi penjarahan Mangga Dua Square, Jakarta.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Edwin. Berikut isi narasinya:
"Mau dijarah Mangga Dua Square… pantesan aja kemarin ada lihat banyak TNI yg jaga…baguslah dijaga…mampusin aja tuh yg resahin org…. Makanya buat pak menteri Yosana… ini SALAH LANGKAH yg anda ambil….bukan masalah gak ngerti Pancasilanya…. gunung tetaplah gunung…. Napi2 mana bisa sadar kalo kelakuannya gak bisa hilang."
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Kamis (23/4/2020), klaim yang menyebutkan akan terjadi aksi penjarahan di Mangga Dua Square aalah salah. Hal tersebut telah dibantah oleh pihak manajemen dan juga kepolisian.
Akun Instagram resmi @mangga2square menegaskan tidak ada aksi penjarahan di kawasan Mangga Dua Square. Klaim yang beredar tersebut adalah kabar hoaks atau bohong.
"Klarifikasi sempat beredar kabar yang mengatakan bahwa Mangga2Suare akan dijarah. Pihak Mangga2Suare ingin mengklarifikasi bahwa berita tersebut tidak benar adanya," tulisnya.
Menurut pihak manajemen, video tersebut hanyalah aksi keributan orang luar di area Mangga Dua Square. Dalam insiden tersebut tidak ada korban terluka maupun aset Mangga Dua Square yang rusak.
Baca Juga: Kementan Siapkan 45 Ton Beras Per Bulan untuk Dukung ATM Pertanian
Sementara itu pihak kepolisian juga telah membantah klaim yang beredar. Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian menegaskan klaim tersebut hoaks.
"Hoaks itu. Kejadian hanya keributan orang luar di area Mangga Dua Square," tegasnya.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran yang telah dilakukan, klaim yang menyebutkan Mangga Dua Square akan dijarah tidak benar. Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang salah.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: PT. HEBAT Milik Kaesang Dapat Rp 200 M untuk Pelatihan UKM?
-
Janggal! Sebelum Ditangkap, WA Ravio Patra Diretas dan Ditelepon AKBP HS
-
CEK FAKTA: Anies Malah Asyik Main Bola Bersama Anaknya di Tengah Corona
-
CEK FAKTA: Anies Dipuji Dunia karena Selamatkan Indonesia dari Corona?
-
CEK FAKTA: Benarkah Azan Dapat Melemahkan Virus Corona Covid-19?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Pemkot Jakbar Tanggapi Soal Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium di Kalideres
-
KPK Dalami Dugaan Pengkondisian Proyek di Pati oleh Tim 8 Sudewo
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri
-
HNW Kecam Keras Sahur On The Road di Jombang, Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi?
-
Sudah 31 Kecelakaan dalam Sebulan, KAI Daop 1 Minta Warga Tak Ngabuburit di Jalur Kereta
-
6 Fakta Terkini Banjir Bali: Sanur Terparah hingga Status Siaga Gelombang 4 Meter
-
ICW Desak KPK Awasi Ketat SPPG Polri, Ada Potensi Uang Negara Hilang Hingga Rp2 Triliun?
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta
-
Usut Kasus Pemerasan Sudewo Cs, KPK Panggil Plt Bupati Hingga Ketua KPU Pati
-
Lapangan Padel di Jakarta Wajib Pasang Peredam Suara, Jika Tidak Siap-Siap Kena Sanksi!