Suara.com - Diduga karena lemas karena terlalu lama mengenakan masker N95, seorang perempuan di New Jersey pingsan ketika sedang mengendarai mobilnya.
Akibatnya, ia mengalami kecelakaan yang cukup parah seperti yang dilaporkan oleh Departemen Kepolisian Lincoln Park, Jumat (24/4/2020).
Dari foto yang dirilis departemen tersebut, tampak bagian depan mobil wanita itu ringsek akibat menabrak pohon.
Mengalihbahasakan dari New York Post, Polisi Lincoln Park mengatakan bahwa pengemudi, yang tak disebutkan namanya, kehilangan kesadaran saat sedang mengemudikan mobil merahnya pada hari Kamis (23/4/2020).
"LPPD mengonfirmasi satu kecelakaan mobil tunggal. Kecelakaan itu disebabkan karena pengemudi mengenakan masker N95 selama berjam-jam sehingga menyebabkan kekurangan asuan oksigen atau menghirup karbo dioksida yang berlebihan," tulis polisi.
Dugaan karena penggunaan masker N95 terlalu lama itu juga didukung dengan tak ditemukannya bukti pengemudi di bawah pengaruh obat-obatan atau pun alkohol.
"Meskipun kita masih belum tahu [penyebabnya] 100%, kita tahu bahwa pengemudi telah mengenakan topeng N95 di dalam kendaraan selama beberapa jam dan akhirnya pingsan saat mengoperasikan kendaraan," kata departemen itu.
Polisi mengatakan untuk sementara masyarakat harus selalu mengikuti pedoman Gubernur Phil Murphy untuk mengenakan masker selama di ruang publik.
Sementara, warga diharuskan mengenakan masker N95 saat sedang mengemudi tanpa orang lain tidak lah perlu.
Baca Juga: Ghea Indrawari Akui Stres Berat Saat Jadi Finalis Indonesian Idol
"Namun, bukan berarti masker N95 tidak aman," tegas Departemen Kepolisian.
Usai kejadian tersebut, polisi mengatakan sang pengemudi langsung dilarikan ke rumah sakit.
Berita Terkait
-
Ambulans Pembawa Pasien Positif Virus Corona Kecelakaan di Jalan Sudirman
-
YAPL Pasok 1000 Masker N95 untuk RS TNI AL Mintohardjo
-
4 Polisi Tewas Ditabrak Truk Saat Hentikan Mobil Mewah Porsche 911
-
Detik-detik Kawasaki Ninja Hantam Honda BeAT Lawan Arah, Warganet Salfok
-
Stok Masker N95 Menipis, RS Rujukan di Bantul Buka Donasi
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda