Ilmuan Korsel Klaim Orang Tak Bisa Terinfeksi Virus Corona Dua Kali

Sabtu, 02 Mei 2020 | 10:59 WIB
Ilustrasi peneliti kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuan dari pusat kendali dan pencegahan penyakit Korea Selatan (CDC), mengatakan seseorang tak mungkin terinfeksi virus Corona Covid-19 sebanyak dua kali.

Menurut CDC, laporan terkait kasus kambuhnya beberapa pasien setelah sembuh dari Covid-19 lebih diakibatkan kesalahan pengujian, sebagaimana dilaporkan Sky, Sabtu (2/5/2020).

CDC menambahkan bahwa sifat virus Corona tidak seperti HIV dan cacar air yang mampu menembus inti sel manusia dan bisa bertahan bertahun-tahun sebelum akhirnya aktif kembali.

Ilustrasi Covid-19. (Pexels)

"Ini menunjukan virus itu tidak menyebabkan infeksi kronis atau menyebabkan kambuh," kata Dr. Oh Myoung-don, ketua komite CDC dilansir Sky, Sabtu (2/5/2020).

Sebelumnya, dunia dihebohkan dengan banykanya kasus kambuh Covid-19, terutama di tiga negara Asia yakni Korea Selatan, China, dan Jepang.

Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran bahwa virus bernama ilmiah SARS-CoV-2 itu memiliki kemampuan bermutasi yang begitu cepat.

Asmusi itu membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan penduduk dunia bahwa tak ada jaminan pasien sembuh Covid-19 memiliki kekebalan antibodi.

WHO juga memperingatkan negara-negara yang pro akan wacana sertifikasi atau paspor imunitas bahwa itu ide yang buruk lantaran bakal menimbulkan kesadaran palsu.

"Tidak ada bukti bahwa orang yang telah pulih dari COVID-19 dan memiliki antibodi bisa terhindar dari infeksi kedua," tulis pernyataan WHO.

"Oleh karena itu, penggunaan sertifikat semacam itu dapat meningkatkan risiko penularan berkelanjutan."

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com