Suara.com - Sosok Ulama Guru Zuhdi di mata Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor sebagai ulama yang berpengaruh. Seluruh warga di provinsinya sangat kehilangan Guru Zuhdi.
Seluruh warga di banua kehilangan ulama yang wafat setelah menjalani perawatan di RS Medistra Jakarta.
Mewakili segenap keluarga besar pemerintah provinsi serta masyarakat Kalimantan Selatan, Gubernur mengucapkan belasungkawa mendalam atas kepergian Guru Zuhdi.
"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan bagi yang ditinggalkan keluarga dan segenap jamaah pengajian beliau, agar tabah dan bertawakal atas wafatnya guru kita semua, Guru Zuhdi," katanya.
Gubernur mengajak, seluruh warga di banua agar mendoakan almarhum. Menurut dia, jasa dan pengorbanan Guru Zuhdi dalam melaksanakan dakwah serta syiar Islam patut menjadi tauladan bagi kita semua.
"Dedikasi beliau dalam berdakwah dan syiar Islam sangat besar sehingga ada keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual di Kalsel,” ujar Birin.
Guru Zuhdi, yang menjadi sosok panutan jutaan warga Kalsel tersebut, rencananya dimakamkan di Komplek pemakaman Kota Citra Graha KM 18 Banjarbaru.
Saat ini, ratusan warga yang sejak pagi berkumpul di kediaman almarhum, berdoa bersama untuk almarhum KH Ahmad Zuhdianoor di Masjid Jami, Banjarmasin.
Beberapa petugas juga memberikan imbauan agar warga tidak berkerumun saat mendatangi kediaman almarhum KH Ahmad Zuhdianoor (Guru Zuhdi) di Banjarmasin. (Antara)
Baca Juga: Guru Zuhdi Meninggal, Didoakan Pakai Standar Pandemik Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Timur Tengah Memanas, DPR Segera Panggil Kementerian Haji Bahas Nasib Jemaah Umrah
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
-
Pengamat: BHR untuk Mitra Ojol Bentuk Kebijakan Perusahaan Berbasis Produktivitas
-
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Sering Telat, DPR Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
-
Kubu Yaqut Pertanyakan Keabsahan Kerugian Negara Rp622 M: Nilainya Berubah-ubah
-
Hak Korban Kekerasan Seksual Terabaikan, LBH APIK Kritik Penerapan RJ dan Pemotongan Anggaran
-
Kerugian Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Beberkan Bukti Audit BPK di Praperadilan Yaqut
-
Menag Lapor Presiden Takbiran di Bali Tetap Jalan Saat Nyepi, Tanpa Sound System dan Dibatasi Jam
-
Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia