Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara yang ingin mulai memutar kembali roda perekonomian untuk melakukan pelonggaran karantina wilayah atau lockdown secara bertahap. Selain itu, WHO juga meminta semua pihak tetap waspada dan siap kembali menghentikan semua kegiatan apabila gelombang penyebaran virus corona kembali terjadi.
Direktur Eksekutif WHO untuk Program Darurat Dr. Mike Ryan mengingatkan masyarakat haru tetap patuh dan mengikuti aturan jika virus sudah mulai terkendali. Di antaranya dengan cara menjaga kebersihan dan menjaga jarak.
"Sangat penting bahwa ketika negara-negara melonggarkan karantina wilayah, mereka secara konstan mencari peningkatan infeksi dan khususnya berurusan dengan penularan dalam pengaturan khusus," kata Ryan dalam konferensi pers, Jumat (1/5/2020).
Ryan juga mengingatkan kepada pemerintah setiap negara untuk memperhatikan lembaga dan fasilitas yang cukup rentan seperti lembaga pemasyarakatan, panti jompo dan asrama migran.
Karena di Eropa dan Amerika Utara, virus corona dengan cepat menjangkiti para manula. Sementara di Singapura, kasus pekerja migran terinfeksi COVID-19 ditemukan.
"Karena percikan dalam situasi seperti itu berubah menjadi api dengan sangat cepat."
Meski khawatir dengan pelonggaran lockdown yang dilakukan beberapa negara, WHO mengakui kesulitan ekonomi yang dihadapkan karena pembatasan-pembatasan tersebut.
"Karena alasan sosial, psikologis dan ekonomi," kata Ryan.
"Jadi kami sangat cemas bahwa kami dapat pindah ke situasi di mana penyakit dapat dikendalikan dengan tindakan yang tidak terlalu parah," sambungnya seperti dikutip Reuters.
Baca Juga: Saat Wabah Corona, 81.088 Orang Jadi Korban Banjir di Bandung
"Tetapi pada saat yang sama kami ingin menghindari situasi di mana kami membiarkan langkah-langkah itu dilakukan dengan sangat mudah, akan tetapi kemudian kami bangkit kembali menghadapinya (penyebaran virus) dan kami harus melakukannya lagi," katanya.
Ketika beberapa negara Barat mulai melakukan pelonggaran karantina wilayah, penyebaran virus corona di sejumlah negara mulai mengkhawatirkan. Seperti penyebaran dari Haiti ke Somalia dan Yaman, Sudan, Suriah, Afghanistan dan lain-lain.
Mengenai virus korona baru yang pertama kali muncul akhir tahun lalu di kota Wuhan di Cina tengah, ia menegaskan bahwa para ilmuwan yang memeriksa urutan genetik atau genom virus tersebut telah meyakinkan WHO jika virus corona COVID-19 berasal dari alam.
Direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dinilai telah mengambil keputusan yang tepat dengan menetapkan penyebaran COVID-19 sebagai pandemi global pada akhir Januari. Ketika itu baru terkonfirmasi 82 kasus di luar China.
Berdasarkan data worldometers.info per hari Sabtu (2/5/2020), sebanyak 3.402.160 penduduk dunia positif terjangkit virus corona. Sementara jumlah kematian saat ini mencapai 239.623 orang.
Berita Terkait
-
Masuk Bursa Dirjen WHO, Menkes Budi Ungkap Instruksi Prabowo
-
Buku The Baby Who Stayed Awake Forever, Ketika Bayi Menolak Tidur Semalaman
-
The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati
-
Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku
-
Industri Farmasi Perlu Berubah agar Lebih Ramah Lingkungan, WHO Desak Peran Regulator
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- 5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar
Pilihan
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
Terkini
-
4 Rekomendasi Gentle Cleanser Low pH untuk Jaga Skin Barrier, Kulit Lembap Tanpa Sensasi Ketarik
-
5 Cara Memilih AC Hemat Listrik dengan Teknologi Inverter, Bebas Tagihan Membengkak
-
Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah
-
Shin Tae-yong Sesumbar Jelang Debut di Super League Yakin Persija Sikat Borneo FC
-
Menteri Pigai Geram Vonis Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dipangkas Desak Pengacara Ajukan Kasasi
-
Erupsi Anak Krakatau Diduga Picu Dentuman hingga Bandung Raya
-
Tokoh Adat Badui Jaro Saidi Putra Wafat, Sosok Penting di Balik Ritual Seba
-
Saddil Ramdani Pamit dari Persib Bandung, Igor Tolic Buka Suara: Dia Tidak Senang
-
42 Gol dari Tiga Uji Coba, Kendal Tornado FC Makin Pede Jelang Kompetisi
-
Jelang Pengesahan Warga Baru Pagar Nusa, Kapolres Bojonegoro: Tak Ada Konvoi!