Suara.com - Sebanyak empat pemuda yang tengah asik mengkonsumsi minuman beralkohol atau minuman keras (miras) di tengah situasi pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) terpaksa diamankan polisi.
“Kami terima laporan dari masyarakat sekitar Jalan Suci, Serui Kota, langsung kami tindak. Mereka tidak mengindahkan maklumat Kapolri dan juga pemerintah daerah. Lalu kami angkut ke Kantor Polres Kepulauan Yapen,” jelas Kasat Samapta Polres Kepulauan Yapen Iptu Edy Tohir Sabara ditulis Minggu (3/5/2020).
Menurut Edy, setibanya di Kantor Polres Kepualauan Yapen, ke empat pemuda itu mendapat tindak kedisiplinan dan juga pencerahan. Mereka diminta untuk memahami kondisi saat ini untuk tidak berkumpul serta bahayanya pergaulan bebas.
“Saya harapkan tak mengulanginya lagi. Jika masih saja begitu akan ditindak lebih keras. Selepas mendapat binaan oleh kepolisian, ke 4 pemuda ini kami kembalikan ke orang tua masing-masing,” jelas Edy.
Edy juga mengatakan, pengamanan dan patroli malam terus dilakukan kepolisian wilayah Polres Kepulauan Yapen.
“Kami harap warga tetap ikuti imbauan, tak berkumpul dalam jumlah banyak selama pandemi ini. Jika itu dilakukan, kami akan bubarkan. Kalau membantah akan berhadapan hukum,” jelasnya.
Berita ini sebelumnya dimuat Kabarpapua.co jaringan Suara.com dengan judul "Asyik Komsumsi Miras di Tengah Covid-19, 4 Pemuda di Serui Diamankan Polisi"
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal