Suara.com - Kasus positif virus corona baru atau Covid-19 di Indonesia telah menyebar di 34 provinsi dan 326 kabupaten/kota. Sementara Jakarta menjadi provinsi yang paling banyak terpapar.
Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, hingga Minggu (3/5) pukul 12 siang, ada penambahan sebanyak 349 orang dari hari sebelumnya. Sementara yang meninggal akibat virus corona ada 845 orang dan 1.876 dinyatakan sembuh.
"Jumlah spesimen yang telah diperiksa dengan real time PCR adalah 112.965 spesimen dari 83.012 orang, konfirmasi positif yang didapat bertambah 349 orang sehingga menjadi 11.192 orang," kata Yuri dari Kantor BNPB, Jakarta, Minggu (3/5/2020).
Dari jumlah total itu, 5 provinsi dengan kasus konfirmasi positif terbanyak masih diduduki oleh DKI Jakarta dengan 4.463 kasus, disusul Jawa Timur 1.117 kasus, Jawa Barat 1.054 kasus, Jawa Tengah 776 kasus, dan Kalimantan Selatan 195 kasus.
Berikut rincian sebaran kasus positif virus corona di 34 provinsi di Indonesia:
- Aceh 12 kasus
- Bali 262 kasus
- Banten 432 kasus
- Bangka Belitung 20 kasus
- Bengkulu 12 kasus
- Yogyakarta 115 kasus
- DKI Jakarta 4.463 kasus
- Jambi 38 kasus
- Jawa Barat 1.054 kasus
- Jawa Tengah 776 kasus
- Jawa Timur 1.117 kasus
- Kalimantan Barat 70 kasus
- Kalimantan Timur 162 kasus
- Kalimantan Tengah 157 kasus
- Kalimantan Selatan 195 kasus
- Kalimantan Utara 122 kasus
- Kepulauan Riau 92 kasus
- Nusa Tenggara Barat 269 kasus
- Sumatera Selatan 185 kasus
- Sumatera Barat 195 kasus
- Sulawesi Utara 45 kasus
- Sumatera Utara 123 kasus
- Sulawesi Tenggara 64 kasus
- Sulawesi Selatan 601 kasus
- Sulawesi Tengah 59 kasus
- Lampung 50 kasus
- Riau 53 kasus
- Maluku Utara 50 kasus
- Maluku 23 kasus
- Papua Barat 43 kasus
- Papua 240 kasus
- Sulawesi Barat 44 kasus
- Nusa Tenggara Timur 10 kasus
- Gorontalo 15 kasus
"dan dalam proses verifikasi lapangan 24 kasus," lanjut Yuri.
Di sisi lain, DKI Jakarta juga menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 632, disusul Jawa Timur sebanyak 174, Jawa Barat 152, Sulawesi Selatan 151, Bali 151 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 1.875 orang.
Berita Terkait
-
Bertarif Rp 800.000, 2 Sopir Nekat Bawa Pemudik ke Sumedang dan Tasikmalaya
-
Inggris Siapkan Skenario Stalin Jika PM Boris Johnson Wafat karena Corona
-
Studi: Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan Sampai Dua Tahun ke Depan
-
Ogah Masuk 'Rumah Hantu', 2 Pemudik Pilih Karantina di Rumah Kosong
-
Ngamuk saat Kena Razia PSBB, Pemobil: Saya Taat ke Aturan Allah
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
Terkini
-
Pegawai SPPG Mau Dijadikan ASN, Alvin Lie Punya Kekhawatiran seperti Ini
-
Gubernur Pramono: Investasi Jakarta Tembus Rp270 Triliun, Ratusan Ribu Pekerja Terserap
-
Duit Pemerasan Bupati Pati Disetor Pakai Karung, Isinya Sampai Recehan Rp10 Ribu
-
Insiden Udara di Bali, Kronologi Helikopter Raffi Ahmad Alami Gangguan Akibat Kabut Tebal
-
Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!
-
Dasco Luruskan Isu Pencalonan Thomas Djiwandono: Diusulkan BI, Sudah Mundur dari Gerindra
-
Tembus 25,5 Juta Penumpang di 2025, Layanan Gratis Transportasi Jakarta Berlanjut Tahun Ini
-
E-Voting dan Masa Depan Pemilu Indonesia, Sudah Siapkah Kita?
-
Mahfud MD Soroti Masa Depan Demokrasi: Vonis Rudi S. Kamri Keliru, RUU Disinformasi Jangan Ujug-ujug
-
Tragedi Asap Rokok di Ciganjur: Tak Terima Diingatkan, 'Koboi Jalanan' Tusuk Warga dan Juru Parkir