Suara.com - Seorang petugas Satpol PP terekam tengah memarahi karyawan di sebuah toko yang masih beroperasi di tengah pemberlakuan pembatasan sosial di Makassar.
Video yang diunggah oleh akun Instagram Makassar_iinfo pada Senin (4/5/2020) tersebut menayangkan seorang petugas telah memarahi salah seorang karyawan berbaju biru.
"Kita ketemu di pengadilan," kata Satpol PP tersebut.
Seorang pria di antara mereka mencoba menenangkan.
"Eh bro santai aja kau," kata Satpol PP kepada pria tersebut.
Ia kemudian kembali berbocara kepada karyawan berbaju biru tadi.
"Kau bohong tadi, saya tanya kau bohong atau tidak?" tanya Satpol PP itu sambil menunju-nunjuk,
"Bohong dari mana, Pak," jawab karyawan tersebut.
"Kau bilang online kenapa ada orang di dalam?" tanya petugas lagi.
Baca Juga: Terpopuler: Cara Memasak Daging Ayam, Penyebab Menikahi Orang yang Salah
Karyawan itu menjawab, "Saya bilang online 80 persen. Sisanya saya tidak bisa kita atur, di luar dari pengawasan".
Di sisi lain halaman toko, seorang perempuan berbaju putih meneriaki petugas Satpol PP tersebut.
Mendengar keributan itu, petugas itu langsung menghampirinya.
"Tidak ada urusannya sama kau," kata petugas itu.
"Saya tu Makasssar buka!" teriak perempuan tersebut sambil berlalu masuk toko.
"Ribut kita sekarang! Ketemu di pengadilan," kata petugas yang mulai tersulut emosi.
Berita Terkait
-
Heboh Video Kapal Angkut TKA Diusir Nelayan, Begini Faktanya
-
Pelatih PSM Nilai Penanganan COVID-19 di Indonesia Masih Bermasalah
-
Viral Video Syekh As-Sudais Menangis Tersedu Imami Tarawih di Depan Ka'bah
-
Demi Mudik, 18 Orang Sembunyi di Truk Semen Tanpa Makan 2 Hari
-
Wali Kota Bogor Segel Toko Busana yang Tetap Buka saat PSBB
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis