Suara.com - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan multicenter clinical trial atau tes kepada berbagai jenis obat yang dipakai dunia dalam mengatasi virus corona atau Covid-19.
Dalam paparannya saat rapat gabungan dengan DPR RI, Bambang menyampaikan sejumlah jenis obat yang tengah diuji semisal Avigan, Chloroquine Phospate, Pil Kina, Tamiflu dan Ivermecitin.
Bambang berujar, kekinian ada satu jenis obat yang sedang di analisa efektivitasnya dalam menangani Covid-19. Obat tersebut ialah Pil Kina.
'Untuk Indonesia sendiri, kita sedang mencoba untuk mendorong atau melakukan analisa terhadap Pil Kina oleh Unpad dan UI sebagai salah satu kandidat obat yang barangkali bisa efektif untuk membantu penanganan Covid-19," kata Bambang dalam rapat gabungan secara virtual dengan DPR RI, Selasa (5/5/2020)
Setelah melakukan analisis, Bambang mengatakan dalam pengujiannya nanti ia akan turut melibatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam pengujian Pil Kina.
"Dan nantinya pengujian akan dilakukan berkoordinasi dengan standar WHO," ujar Bambang.
Sementara itu, mengenai pengembangan vaksin untuk Covid-19, Bambang belum bisa memastikan kapan waktunya. Ia hanya menyampaikan kemungkinan pengerjaan vaksin memakan waktu sekitar satu tahun.
"Mengenai waktunya masih sulit diperkirakan meskipun Eijkman mengatakan kemungkinan paling cepat satu tahun kira-kira dari bulan Maret kemarin. Mudah-mudahan awal tahun depan sudah ada berita baik. Tentu kami mendorong kerjasama dengan pihak luar juga yang mengembangkan vaksin sehingga harapannya vaksin bisa ditemukan lebih cepat dan bisa langsung efektif terutama virus yang beredarnya di Indonesia," katanya menambahkan.
Baca Juga: Resep Obat 15 Kru KM Kelud Sembuh Virus Corona di Pulau Galang
Berita Terkait
-
Ini 3 Metode Tes Deteksi Virus Corona Menurut Pakar
-
Diperiksa Swab, 3 Penumpang KRL Bogor Positif Corona
-
Presiden Erdogan Sebut Vaksin Covid-19 Adalah Milik Seluruh Umat Manusia
-
3 Dokter Rusia Jatuh dari Jendela setelah Mengkritik Layanan Kesehatan
-
Hipoksia Termasuk Komplikasi Corona Covid-19 Mematikan, Ini Tanda Umumnya!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?