Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti lagi-lagi mendapat tuduhan keras dari warganet. Ia dituduh pro khilafah oleh seorang pemilik akun Twitter.
Menanggapi tuduhan ini, Susi langsung bereaksi keras. Permasalahan bermula ketika Susi membagikan tautan berita tentang Gubernur dan DPRD Sulawesi Tenggara menolak kedatangan tenaga kerja asing (TKA).
Entah apa maksudnya, seorang warganet kemudian mengomentari unggahan itu.
"Bu susi pro khilafah... Bu Susi antek ISIS.." tulis warganet tersebut.
Susi kemudian langsung membalas, "Anda kesurupan?"
Ternyata komentar seperti itu juga dilontarkan oleh warganet lainnya.
Seorang warganet lain menulis, "Bu Susi Pudjiastuti biarpun anda sakit hati ama nelayan dari Tiongkok, tapi jangan bodoh dengan postingan ini, saya rasa anda tau jumlah TKA RRC 20 ribu lebih di Indonesia, jadi tidak sampai 10% TKA China di tiap Per, di Negara Tiongkok aja hampir 100 ribu WNI yang kerja di sana, Singapura, Taiwan Hongkong."
Meskipun komentar itu telah dihapus. Susi telah screenshot dan membagikannya kembali.
Susi menanggapi, "Betapa liar, tidak masuk akal dan jahatnya pola pikir saudara-saudara kita ini."
Baca Juga: Perginya Didi Kempot, Pembaharu Musik Rakyat Campur Sari di Indonesia
Dalam cuitan berikutnya, Susi juga membagikan ulang komentar warganet yang menuduhnya pro khilafah.
"Absurd, tidak masuk di akal sehat kita, dan jahat," ucap wanita pemilik bisnis maskapai SusiAir ini menanggapi tuduhan-tuduhan warganet kepadanya.
Susi pun bertanya-tanya, "Apakah mereka betul dibayar untuk melakukan hal-hal seperti ini?".
Respon Susi yang menanggapi tuduhan warganet ini kemudian dikomentari oleh warganet lain yang mendukung.
Seorang warganet @DiartonoSapto berkomentar, "Dia kurang asupan gizi dari ikan bu."
"Tenggelamkan buk," tulis @HajahLestari.
Berita Terkait
-
Bocah Main Game dengan Posisi Seperti Ini, Warganet Auto Bingung
-
Didi Kempot Meninggal, Tagar Sobat Ambyar Berduka Jadi Trending Twitter
-
Dituding Sakit Hati dengan Nelayan China, Susi Pudjiastuti Bilang Begini
-
Si Leher Beton Mike Tyson Posting Video Latihan, Warganet Tercengang
-
Ngiris Timun tapi Bentuknya Unik, Warganet: Mirip Michael Jordan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!
-
Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan
-
Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi
-
Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket
-
Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus
-
Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya
-
Gosip Panas! Isi Chat Mesra Emmanuel Macron ke Aktris Iran Berujung Ditampar Istri
-
Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas
-
Peneliti Temukan Hubungan Krisis Iklim dan Konflik Bersenjata Lebih Kompleks dari Dugaan
-
Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini