Suara.com - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mengungkapkan bahwa kebijakan terbaik yang pernah dilakukan Presiden Joko Widodo adalah dengan menunjuk Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan.
Hal ini dia sampaikan dalam sebuah dialog yang ditayangkan kanal YouTube Refly Harun pada Selasa (5/5/2020).
Dalam tayangan itu Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun bertanya mengapa Fadli Zon tidak pernah memuji-muji pemerintah.
"Saya bingung mau memuji yang mana," kata Fadli.
Refli pun bertanya lagi, "Masa tidak ada yang baik?"
"Dari mulai 6 bulan yang lalu saya bingung mau memuji yang mana. Ada yang saya puji, saya bilang keputusan paling baik dari Pak Jokowi adalah menempatkan Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan," jawab Fadli Zon.
Jawaban Fadli itu membuat keduanya terkekeh.
Fadli mengaku belum menemukan pujian lain kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Selain itu, ketika dicecar soal tokoh-tokoh Partai Gerindra seperti Prabowo Subianto, Sandiaga Uno dan dirinya yang memiliki kepentingan sendiri-sendiri, Fadli mengaku punya alasan lain.
Baca Juga: Duel HP Sultan! Samsung Galaxy S20 Ultra vs Huawei P40 Pro
"Menurut saya sih cukup jelas ya Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan menjalankan fungsinya sebagai Menteri Pertahanan. Kalau saya sih sebagai anggota DPR menjalankan fungsi saya sebagai legislatif yang dipilih rakyat yang harus bersikap objektif," kata Fadli.
Ia menjelaskan definisi objektif menurut dirinya dengan memberikan pujian dan kritikan kepada pemerintah sesuai tempatnya.
"Objektif menurut saya adalah kalau ada kebijakan yang bagus kita dukung. Kalau ada kebijakan yang bagus, ya kita kritisi. Semakin banyak kebijakan bagus semakin banyak yang kita puji, semakin sedikit yang bagus semakin banyak kritiknya," tukas Fadli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka
-
PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat