Suara.com - Penyanyi campursari kondang asal Solo, Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5/2020). Sebagai penikmat lagu-lagunya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yakin karya Didi akan dikenang sepanjang masa.
Prabowo diketahui menikmati sejumlah karya milik Didi, bahkan mantan Danjen Kopassus itu pun tidak segan untuk memamerkan momen saat ia bernyanyi salah satu lagu Didi Kempot berjudul Sewu Kutho.
Juru bicara pribadinya, Dahnil Anzar Simanjuntak menampilkan salah satu video yang memperlihatkan Prabowo tengah bernyanyi lagu tersebut di dalam mobil.
"Pak Prabowo senang bersenandung di mobil selama perjalanan ditemani lagu-lagu Didi Kempot. Beliau yakin karya-karya Didi Kempot akan dikenang sepanjang masa," kata Dahnil kepada wartawan, Selasa.
Video yang Dahnil berikan itu direkam pada akhir 2018. Kesukaan Prabowo terhadap lagu tersebut juga sempat ditampilkan kala dirinya bergelut di perhelatan Pemilihan Presiden 2019.
Kala itu Prabowo menghadiri acara gerak jalan sehat yang digagas kelompok relawan Roemah Djoeang pada akhir 2019. Saat itu ia tak sungkan untuk joget di depan ratusan relawannya.
"Pak Prabowo penikmat musik apa saja, termasuk tembang Jawa lagu-lagu Didi Kempot," tambah Dahnil.
Untuk diketahui, penyanyi yang dijuluki The Godfather of Broken Heart ini dinyatakan meninggal dunia pada Selasa pukul 07.45 WIB. Pihak rumah sakit yang menangani Didi Kempot, RS Kasih Ibu Solo, tidak bersedia memberikan penjelasan lebih detail mengenai hal itu.
Sebelumnya, Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Solo, dr. Divan Fernandes, saat dihubungi melalui layanan perpesanan Whastapp, Selasa, mengatakan riwayat penyakit pasien merupakan hak keluarga untuk menyampaikan kepada pihak luar, termasuk media.
Baca Juga: Korbannya Tewas, Penjambret Sadis Berjaket Ojol Telan Tramadol Biar Berani
Dokter Divan hanya menyampaikan yang jelas saat datang di RS Kasih Ibu Solo pukul 07.25 WIB, sang penyanyi berusia 53 tahun itu dalam kondisi henti jantung.
“Pukul 07.25 WIB ke IGD dalam keadaan henti jantung. Sudah dilakukan pertolongan dengan maksimal. Tapi, kondisi tidak tertolong,” kata dr. Divan seperti dilansir solopos.com, Selasa (5/5/2020).
Berita Terkait
-
Alasan Sederhana Didi Kempot Mau Diajak Ngobam Bareng Gofar Hilman
-
Sampaikan Duka Cita, BPIP Sebut Karya Didi Kempot Mencerminkan Pancasila
-
Didi Kempot Meninggal, Tony Sucipto: Sobat Ambyar Sangat Kehilangan
-
Tegas! Gus Miftah Sebut Didi Kempot Muslim, Minta Publik Stop Berdebat!
-
Jarang Terekspos, Ini 5 Fakta Yan Vellia Istri Didi Kempot
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek