News / internasional
Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti
Ilustrasi sekolah. (Unsplash/Feliphe S)

Suara.com - Siswa-siswa di Wuhan, China kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah pada Rabu (6/5).

Melansir dari Channel News Asia, sejumlah 121 institusi pendidikan telah dibuka kembali, setelah ditutup sejak Januari silam akibat wabah virus corona.

"Sekolah akhirnya dibuka kembali!," ujar seorang warganet melalui media sosial Weibo.

"Ini pertama kalinya aku sangat senang bisa kembali ke sekolah, meskipun aku harus mengikuti ujian tanggal 8," ujar warganet lain.

Baca Juga: Transportasi Beroperasi Lagi, Pakar: Peluang Tertular Corona Makin Tinggi

Namun untuk sementara ini, hanya murid jenjang sekolah menengah atas lah yang dapat kembali belajar di sekolah, terutama bagi siswa senior yang sebentar lagi akan mengikuti ujian masuk perguruan tinggi.

Sementara untuk bagi siswa sekolah menengah pertama maupun sekolah dasar, tanggal kembali masuk belum dipastikan lebih lanjut oleh pemerintah.

Para pejabat di Wuhan mengatakan semua siswa dan staf harus telah menjalani uji Covid-19 seperti pengecekan suhu melalui pemindai termal, sebelum masuk ke sekolah.

Siapapun yang nantinya memiliki suhu tinggi, tidak diperkenankan memasuki kawasan sekolah.

Selain itu, pihak sekolah juga diimbau untuk tetap menerapkan langkah-langkah pencegahan seperti desinfeksi bangunan, dan jaga jarak dengan mengatur tempat duduk dan mengurangi kapasitas kelas.

Baca Juga: Pakai Kostum Black Death, Remaja Ini Diburu dan Ditegur Polisi

Kembali dibukanya sekolah pada Rabu ini, merupakan langkah terbaru dalam upaya normalisasi kehiudpan secara bertahap di Wuhan dan sekitar provinsi Hubei.

Komentar