Suara.com - Pendakwah Kiai Haji Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym menyarankan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea untuk pensiun. Alasannya bukan hanya karena usia, tapi juga soal kebahagiaan.
Dalam acara "Bincang-bincang dari Hati ke Hati" itu, Hotman juga menuturkan cita-cita terakhirnya yang belum terwujud.
Obrolan hangat antara Aa Gym dan Hotman Paris ini disiarkan secara langsung dari kanal YouTube Aagym Official, Selasa (5/5/2020).
Hotman Paris menjelaskan bahwa profesinya sebagai pengacara hanya dihadapkan pada dua hal yaitu menang dan kalah dalam penanganan kasus.
"Di satu pihak kan kita harus mensyukuri tapi bidang kerja saya itu hanya ada dua pilihan menang atau kalah. Artinya harus bertempur, harus fight tiap hari. Bahkan subuh hari pun pikirannya bagaimana untuk menang dan menang, itu yang susah bagi profesi pengacara," cerita Hotman.
Aa Gym kemudian bertanya, "Itu mencari keadilan atau kemenangan bang?"
Hotman menjawab bahwa dewasa ini profesi pengacara tidak hanya mencari keadilan saja. Tapi bagaimana cara memenangkan kasus untuk kepentingan klien.
"Kita harus akui bahwa pengacara itu bagian dari bisnis juga. Kadang sudah tercampur antara kemenangan, keadilan dan bisnis keuntungan. Sebagai pengacara normal kadang kita yang penting klien menang. Kalau kalah bisa stres dua bulan," tutur Hotman.
Mendengar hal itu, Aa Gym langsung berkata, "Udah lah bang, udah umur 60 tahun, pensiun lah."
Baca Juga: Virus Corona di AS Terus Bertambah, Tembus 77 Ribu Kematian
"Udah waktunya lah. Abang punya hati baik tapi godaannya banyak, dunia sudah dikasih," imbuhnya.
Aa Gym lantas memberikan saran-saran kepada Hotman Paris. Ia mencontohkan Nabi Muhammad yang meninggal di usia 63 tahun.
"Kalau saran saya sih, sudah usia segini, sudah lah. Saya ngitungnya, kalau Nabi Muhammad kan 63 tahun meninggal. Lagi puncak-puncaknya kesuksesan. Sahabat-sahabat nabi juga meninggal diusia 63. Saya matoknya, saya 63 tahun harus sudah siap 'pulang'," kata Aa Gym.
Hotman Paris terdiam dan mendengar dengan serius perkataan Aa Gym. Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid juga mengingatkan agar seseorang meninggal dengan cara terhormat.
"Yang namanya sukses itu kita mati dengan terhormat. Khusnul khotimah namanya kalau di Islam. Supaya matinya baik, ya tiap hari mikir baik, ngomong baik, berbuat baik, berhati baik. Karena Allah itu tidak menyimpan kebahagiaan kecuali kepada kebaikan," ujar Aa Gym.
Ia menambahkan, "Nah, kan udah lama hidup 60 tahun. Harus punya waktu buat jujur ini teh bahagia tidak? Mau sampai kapan hidup kayak gini."
Berita Terkait
-
Jawaban Aa Gym Ditanya Hotman Paris soal Godaan Wanita Cantik
-
Aa Gym Tertawa Geli Hotman Paris Tak Pakai Cincin Selama Pandemi Corona
-
Hotman Paris Minta Petuah dari Aa Gym, Tanya Cara Menahan Godaan Wanita
-
Ibu Bawa Balita ke Sel Tahanan saat Wabah corona, Hotman Tuntut Keadilan
-
Warga Hidup Susah karena Wabah Corona, Aa Gym: Rezeki Allah yang Atur
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!