Suara.com - Sebanyak 73 penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sudah diberangkatkan dari Jakarta melalui Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur sejak dibuka kembali lima hari yang lalu, yaitu mulai Sabtu (9/5/2020).
Kepala Unit Pengelola Terminal Pulo Gebang, Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan 73 penumpang itu diberangkatkan ke pelbagai tujuan dengan menggunakan 12 bus.
"Total dari tanggal 10 sampai 12 Mei kemarin 12 bus sudah jalan, total penumpang yang berangkat 73 orang," kata Bernad Octavianus Pasaribu kepada Suara.com, Rabu (13/5/2020).
Menurut data terminal, pada 10 Mei ada tiga bus yang mengangkut lima orang, 11 Mei terdapat satu bus yang mengangkut tujuh orang, dan 12 Mei ada delapan bus yang membawa 61 orang.
"Rata-rata ke Jawa Timur, Jawa Tengah, ke Sumatera, ada kemarin ke Bengkulu," ucapnya.
Bernad Octavianus Pasaribu memastikan ke-73 orang ini sudah memenuhi syarat yang tercantum dalam Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 dan diverifikasi oleh petugas dinas perhubungan di posko protokol kesehatan di terminal.
Dia menambahkan, ada pula tujuh bus AKAP yang datang ke di Terminal Pulogebang, kelima bus itu membawa 25 orang penumpang.
Namun dari jumlah ini, total ada 38 penumpang yang gagal diberangkatkan karena tidak memenuhi syarat yang tertera Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 4 Tahun 2020.
"Tanggal 10 itu 22 orang calon penumpang dari PO Garuda Mas dan Sinar Jaya ditolak, tanggal 11 ada enam orang calon penumpang dari dua unit armada PO Sinar Jaya ditolak, lalu tanggal 12 ada 10 orang penumpang, semuanya tidak memenuhi syarat," papar Bernad Octavianus Pasaribu.
Baca Juga: Hari Ini, Silverstone Rayakan 70 Tahun Menjadi Sirkuit Balap F1
Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengizinkan angkutan umum ke luar daerah beroperasi dengan beberapa ketentuan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) hanya akan beroperasi di terminal Pulogebang.
"Terminal Pulogebang saja untuk Jabodetabek. Hanya satu terminal itu saja yang beroperasi," ujar Syafrin Liputo saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2020).
Meski boleh beroperasi, waktunya hanya sebentar, yakni lima jam setiap harinya.
Pihaknya akan menerapkan ketentuan protokol kesehatan pencegahan penularan Virus Corona atau Covid-19 di terminal.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
Terkini
-
Cara Makan Enak di Marugame Udon Seharga Rp10 Ribu, Khusus Nasabah BRI
-
Lionel Messi Lewat! Kylian Mbappe Ukir Sejarah Top Skor Back-to-Back di Piala Dunia 2026
-
Istana Minta Kasus Febrie Adriansyah Tak Dikaitkan dengan Presiden Prabowo
-
Kak Seto Usul Seluruh RT di Jakarta Punya Seksi Perlindungan Anak
-
FIFA Cuan Rp 161,7 Triliun dari Piala Dunia 2026, Rekor Finansial Terbesar Sepanjang Sejarah
-
4 Hari Tanpa Makanan, Kisah Pilu Bocah 7 Tahun Lihat Ibunya Meninggal di Tengah Laut
-
Kejagung Belum Tahan Febrie, Alasan Kooperatif Dinilai Tak Menjawab Substansi
-
Piala Dunia 2026 Usai, Bagaimana Nasib Bola dan Jersey yang Sudah Dipakai?
-
Di Balik Siluk Sisik Emas: Kisah Johnny Chandra Merawat Arwana yang Kian Langka
-
Moisturizer dan Pelembap Apakah Sama? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Paham