Suara.com - Bagaimana cara membuat perahu pinisi menjadi salah satu soal TVRI hari ini Belajar dari Rumah Kelas 4-6 SD.
Dalam soal TVRI hari ini terdapat pertanyaan berikut:
Bagaimana cara membuat perahu Pinisi? Ceritakan dengan singkat kepada keluargamu (video bisa dilihat di sini)!
Adapun jawaban soal TVRI ini tentang cara membuat perahu Pinisi adalah sebagai berikut:
1) Memilih pohon untuk ditebang
2) Memotong kayu sesuai arah urat kayu agar kekuatan perahu terjamin
3) Melakukan peletakan kayu sebagai pendasi bangunan perahu
4) Membentuk badan struktur perahu
5) Melakukan pendempulan
6) Memasang tiang layar
Sementara pertanyaan TVRI hari ini yang lain adalah:
1. Menurutmu apa saja kehebatan orang Bugis Makassar pada masa lalu berdasarkan tayangan tadi (video cek di sini)?
2. Apa yang bisa kita teladani dari Bapak Muhammad Djafar, pembuat perahu Pinisi? Mengapa?
Berikut jawaban soal TVRI hari ini untuk pertanyaan tersebut:
Baca Juga: Viral Pemuda Rela Di-PHK Demi Teman Tetap Kerja sampai Gadai Kamera
1. Kehebatan orang Bugis Makassar adalah sebagai berikut:
- Nenek moyang orang Bugis Makassar adalah pengembara ulung yang mengarungi lautan ke negara asing
- Orang-orang Bugis Makassar pada masa lalu menguasai daerah pesisir Sumatera bagian timur sampai pesisir selatan.
- Orang Bugis Makassar mengendalikan kegiatan perdagangan Selat Malaka dengan menguasai jalur pelayaran di Selat Malaka hingga ke pesisir utara wilayah Kalimantan.
- Menjadi wira samudera yang disegani oleh para pedagang, pelaut dan bajak laut.
2. Yang bisa diteladani dari Bapak Muhammad Djafar adalah melestarikan tradisi membuat Perahu Pinisi bersama anak-anaknya.
Berita Terkait
-
Koiyocabe Ungkap TVRI Diduga Terima Rp9,8 Miliar tapi Minta Konten Gratisan, Ini Klatifikasinya
-
Kamis Besok, 205 Sekolah Di Jakarta Diinstruksikan Belajar Dari Rumah Saat Misa Akbar Paus Fransiskus
-
Jangan Hanya ASN, KPAI Minta Anak-anak Belajar dari Rumah saat Kualitas Udara Jakarta Buruk
-
5 Kondisi Orangtua Memilih Homeschooling untuk Anaknya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf
-
KPK Kembali Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Dugaan Suap Proyek DJKA
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan