Suara.com - Inggris tengah menguji coba penggunaan drone seukuran mobil. Hal itu bertujuan untuk mempercepat pengiriman pasokan medis ke berbagai rumah sakit di tengah pandemi virus Corona.
Menyadur The Star, percobaan pertama telah berlangsung pada Sabtu (9/5/2020). Drone dengan sayap besar terbang dari bandara di pantai selatan Inggris dan mendarat di lapangan terbang di Isle of Wight.
Dalam perjalan sejauh 12 kilometer itu, drone yang dimaksudkan membawa pasokan medis seperti darah dan obat-obatan ke rumah sakit setempat, hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk sampai tujuan.
"Ada banyak area di Inggris yang memiliki koneksi logistik yang sangat buruk, dan drone ini adalah solusi untuk itu," kata James Scanlan, profesor desain aerospace di University of Southampton, dikutip The Star, Kamis (14/5/2020).
"Ini membawa muatan yang sangat signifikan, dan sebagai negara kepulauan--kami memiliki banyak komunitas kecil di mana sesuatu seperti ini dapat menghubungkan orang-orang dengan murah dan efisien."
Kendati uji coba pertama sukses, Inggris dikabarkan hanya akan menggunakan drone dalam pengiriman pasokan medis pada kasus-kasus tertentu. Misalnya, saat jarak rumah sakit sulit untuk dijangkau.
"Ini adalah langkah maju dalam kenyataan memberikan pengiriman lebih cepat," kata Conrad Haigh dari Solent Transport, yang menjalankan proyek.
"Ada beberapa layanan (kesehatan nasional) yang membutuhkan pengiriman yang sangat tepat waktu dan beberapa di antaranya aspek akan difasilitasi dengan cara yang jauh lebih baik."
Baca Juga: Studi Terbaru: Kucing Bisa Tularkan Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan
-
Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
-
Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!