Suara.com - Seorang perempuan ditemukan dibakar hidup-hidup di area pertokoan Pasar Gudang, Citamiang, Sukabumi, Saat ditemukan, perempuan berinisial I berusia 30 tahun itu masih hidup.
Saat ditemukan, korban masih bisa berkomunikasi dan menyebut nama diduga pelaku dan modus dugaan aksi sadis pembakaran tersebut.
Korban langsung dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH. Dari pemeriksaan, korban mengalami luka bakar hingga 90 persen.
Berikut Suara.com merangkum sederet fakta mengejutkan dibalik kasus pembakaran sadis, Jumat (15/5/2020).
1. Perempuan Dibakar Hidup-hidup di Pasar Gudang Sukabumi
Seorang perempuan dibakar hidup-hidup di Pasar Gudang, Sukabumi. Perempuan itu berinisial I, berusia 30 tahun.
Perempuan tersebut masih hidup. Dia dibakar hidup-hidup di area Pasar Gudang Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi.
2. Dibakar Hidup-hidup, Korban Sempat Terlihat Bareng Sosok Wanita di Pasar
Baca Juga: Divonis 8 Tahun Penjara, Eks Bos Garuda Emirsyah Satar Banding
Warga dihebohkan dengan penemuan sosok perempuan yang kondisi tubuhnya penuh luka bakar di area pertokoan Pasar Gudang Citamiang Kota Sukabumi, Kamis (14/5/2020) sekira pukul 23.15 WIB.
Korban yang diketahui berinisial I (30) ini yang diduga dibakar hidup-hidup mengalami luka bakar hingga 90 persen.
3. Perempuan Dibakar Hidup-hidup di Sukabumi, Badan dan Muka Melepuh
Hampir seluduh badan perempuan berinisial I melepuh, Seorang perempuan dibakar hidup-hidup di Pasar Gudang, Sukabumi itu berusia 30 tahun.
Dia dibakar hidup-hidup di area Pasar Gudang Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi. Perempuan tersebut masih hidup. Perempuan itu mengalami luka bakar hingga 90 persen.
Berita Terkait
-
Miris! Kisah Aep Saepulloh 8 Tahun Tinggal di Kandang Domba
-
Oknum Ormas Aniaya Tokoh Agama, Satu Pelaku Diamankan
-
Gara-gara Sembunyikan Sembako di Mobil, PNS Sukabumi Dijerat Tipiring
-
Diduga Sembunyikan Paket Sembako Bansos Corona, PNS Sukabumi Dipolisikan
-
Kisah Ubad, Perajin Tusuk Kue yang Kini Pasrah Ditengah Pandemi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika