Suara.com - Kurva jumlah pasien kasus virus corona COVID-19 di Indonesia belum juga melandai, hingga Minggu (17/5/2020) hari ini tercatat mencapai 17.514 orang positif terinfeksi virus corona COVID-19.
Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memaparkan hasil pemeriksaan 187.965 spesimen dari 140.473 orang terdapat penambahan sebanyak 489 orang dari hari kemarin.
"konfimasi positif covid-19 sehingga totalnya menjadi 17.514 orang," kata Yuri dari Kantor BNPB, Jakarta, Minggu (17/5/2020).
Dari jumlah itu, Yuri menyebut sebanyak 1.148 orang meninggal dunia dan 4.129 orang lainnya dinyatakan sembuh.
"Kasus sembuh meningkat 218 orang sehingga total menjadi 4.129 orang, kasus meninggal naik 59 orang sehingga totalnya menjadi 1.148 orang," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan itu.
Kemudian terjadi penambahan Orang Dalam Pemantauan menjadi total 270.876 ODP, dan PDP menjadi 35.800 orang.
Yuri menegaskan semua ini tersebar merata di 34 provinsi dan 387 kabupaten/kota.
Data kemarin, jumlah pasien positif virus corona sebanyak 17.025 orang. Dari jumlah tersebut, 12.025 dirawat, 3.911 orang sembuh dan 1.089 orang meninggal dunia.
Baca Juga: MUI - Dewan Masjid: Boleh Takbiran di Masjid atau Musala saat Wabah Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan