Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah membuat kebijakan bernama Kartu Lansia Jakarta (KLJ). Pemegang kartu sakti ini akan mendapatkan kucuran dana bantuan setiap bulannya.
Riza mengatakan saat ini sudah ada 77.524 orang lansia yang terdaftar sebagai pemegang KLJ. Dana yang akan diterima para orang tua ini setiap bulannya mencapai Rp 600 ribu.
"Nantinya, setiap lansia akan mendapatkan dana kesejahteraan sebesar Rp 600.000 per bulannya," ujar Riza melalui akun instagramnya @bangariza yang dikutip Suara.com, Senin (18/5/2020).
Riza menyebut anggaran yang digunakan untuk membuat KLJ mencapai Rp 558,17 miliar. Kebijakan ini, kata Riza, sesuai dengan Pergub No.100 Tahun 2019 tentang Pemberian Bantuan Sosial untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar bagi Lansia.
"Bantuan kepada 77.524 lansia dengan total anggaran yang dikucurkan senilai Rp 558,17 miliar," tuturnya.
Ia mengatakan penentuan Lansia pemegang KLJ harus melewati beberapa tahap. Sekarang para penerima ini sudah dinyatakan layak setelah diverifikasi.
"Calon penerima KLJ telah dilakukan verifikasi dan validasi, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai penerima bantuan sosial," pungkasnya.
Lansia penerima KLJ tersebar di lima wilayah Kota Administrasi dan satu Kabupaten yang berada di Provinsi DKI Jakarta.
Rinciannya adalah Jakarta Pusat 13.309 orang, Jakarta Utara 17.083 orang, Jakarta Barat 12.617 orang, Jakarta Selatan 10.591 orang, Jakarta Timur 23.178 orang dan Kabupaten Kepulauan Seribu 746 orang.
Baca Juga: Cabuli Anak Temannya Hingga Hamil 4 Bulan, Seorang Lansia Ditangkap Polisi
Berita Terkait
-
Pandemi Covid-19, Daihatsu Pastikan Recall Gran Max Jalan Terus
-
Buat Bilik Isolasi Mandiri, Anies: Ini untuk Warga di Perkampungan Padat
-
Ilmuwan: Hutan Amazon Bisa Jadi Sumber Wabah Virus Corona Selanjutnya
-
Sandiaga Uno Sebut Virus sebagai Guru: Kita Sekarang Lagi Dididik Corona
-
Virus Corona: Kesempatan Kedua Pasien Kritis Setelah Covid-19
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan