Suara.com - DPRD DKI Jakarta menginginkan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak lagi memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Alasannya karena sudah waktunya untuk memikirkan dampak pandemi Corona terhadap ekonomi di Ibu Kota.
Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani mengatakan, berdasarkan pemaparan dari Anies saat melakukan evaluasi PSBB, angka penularan virus corona Covid-19 sudah menurun. Dengan demikian, ia meminta agar Anies mulai membuka aktivitas warga demi meningkatkan ekonomi.
Menurutnya, masalah kesulitan ekonomi yang dihadapi warga sama pentingnya dengan masalah penularan corona. Terlebih lagi, Jakarta merupakan pusat kegiatan ekonomi nasional yang menjadi tempat bergantung daerah lainnya.
"Kami ini lokomotif ekonomi nasional. Kalau Jakarta tidak bergerak, se-Indonesia bakal menjerit. Masalah perut sama pentingnya dengan kesehatan," ujar Zita dalam keterangan tertulis yang dikutip Suara.com, Kamis (21/5/2020).
Zita menyebut masyarakat harus segera menyambut kehidupan normal yang baru dengan berdampingan bersama corona atau new normal. Berbagai penyesuaian dengan kondisi perlu segera dilakukan.
"Solusinya dengan Adaptasi, ubah gaya hidup kita, terapkan protokol kesehatan diseluruh aspek kehidupan. The new normal harus terus digaungkan," tuturnya.
Karena itu ia meminta agar Anies segera mengiapkan protokol kehidupan new normal itu. Masyarakat disebutnya tak bisa dihadapkan pada pilihan mati di dalam atau di luar rumah.
"Tidak bisa kami dikasih hanya dua pilihan; di rumah mati, di luar mati. Kami perlu adaptasi dan inovasi. Harus ada jalan tengah yang mengakomodir kesehatan dan juga perut," pungkasnya.
Baca Juga: Mobil Dipaksa Putar Balik, Kronologi Habib Umar Assegaf Ngamuk ke Petugas
Berita Terkait
-
Wagub Ariza: PSBB Berlaku untuk Semua, Gubernur Kalau Langgar Ditindak
-
PSBB Berjalan, Kota Manakah yang Warganya Paling Patuh?
-
Kepala Bappenas: PSBB Jakarta Bisa Berakhir Jika...
-
Pemprov DKI Tambah Penerima Bansos Tahap Dua Jadi 1,147 Juta KK
-
Tambah Dikit, Pasien Positif Corona di Jakarta 6.150 Orang
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Tiyo Ardianto Ungkap Kronologi Dugaan Pemasangan Alat Pelacak, Sebut Sudah Diintai Sejak di Semarang
-
Asmara Tak Direstui! Lansia 70 Tahun di Penjaringan Nyaris Diculik dan Dianiaya
-
Torehkan Prestasi Nasional, Tiga Sekolah Rakyat Raih Top 100 Excellence Award 2026
-
Kejagung Tak Ampuni Tersangka Korupsi BGN, Pasal TPPU Menanti untuk Pulihkan Kerugian Negara
-
Veronica Tan: Perempuan yang Berdaya Secara Ekonomi Lebih Kuat Hadapi Kekerasan
-
Ada Apa? Rapat Perdana Anggaran BGN di DPR Mendadak Digelar Tertutup
-
Mendagri Teken SEB dengan Kepala BPS, Minta Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026
-
Kritik Keras DPR Soal Anggaran Pendidikan 2027: Jangan Cuma Fokus Fisik, Guru Juga Butuh Sejahtera!
-
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti
-
Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power