Suara.com - Jumlah orang yang terjangkit Virus Corona atau Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Hingga Kamis (21/5/2020) atau H-2 Idulfitri 1441 H, totalnya sudah menyentuh 6.220 orang yang dinyatakan positif terjangkit virus dari Kota Wuhan, China ini.
Dengan demikian, jumlahnya berarti bertambah 70 orang lagi yang terjangkit Corona sejak kemarin, Rabu (20/5/2020). Selain itu dari keseluruhan jumlah positif, 12.783 orang mengidap Corona tanpa merasakan gejala.
Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.
Berdasarkan laman tersebut, 1.536 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlahnya bertambah 119 orang dari hari sebelumnya. Sementara, 498 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Pasien yang meninggal bertambah lima orang sejak kemarin.
Selain itu, 1.955 orang masih dirawat di rumah sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 2.231 orang yang positif menjalani isolasi mandiri di tempatnya masing-masing.
Ada juga 1.792 orang di Jakarta yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Pada tahapan ini, pasien sudah memiliki gejala corona dan tengah melalukan isolasi diri.
Dari keseluruhan, 4.666 orang telah diketahui tempat tinggal atau domisili Kelurahan mana. Lalu 348 lainnya masih belum diidentifikasi tempat tinggalnya.
Ada juga 1.206 orang dari total positif itu berdomisili di luar Jakarta.
Secara keseluruhan, baik pasien positif, sembuh, wafat, dan menunggu hasil di Jakarta jumlahnya adalah 8.012 kasus. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Update 21 Mei, 6.220 Orang di Jakarta Positif Corona, 1.536 Orang Sembuh
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) juga masih meningkat jumlahnya.
"Orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 10.925 orang (10.665 sudah selesai dipantau dan 260 masih dipantau) dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 8.061 orang (7.410 sudah pulang dari perawatan dan 651 masih dirawat)," kata Widyastuti di Balai Kota, Kamis (21/5/2020).
Berita Terkait
-
Jawa Timur Cetak Rekor Penambahan Pasien Corona, 502 Orang Sehari
-
Update 21 Mei, 6.220 Orang di Jakarta Positif Corona, 1.536 Orang Sembuh
-
Pasien Virus Corona di Batam Tembus Ratusan Orang!
-
6.053 Orang Positif Corona di Jakarta 19 Mei Hari Ini
-
Kasus Positif Terus Naik, Jawa Timur Jadi Penyumbang Terbanyak
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan