Suara.com - Lelang motor yang bertandatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bermula saat gelaran konser 'Bersatu Melawan Corona' pada Minggu 17 Mei 2020. Konser itu merupakan kerjasama BPIP dengan MPR R, Gugus Tugas Covid-19, Indika Foundation dan GSI Lab yang juga menggandeng sejumlah artis.
Kekinian, yang memantik bukan hasil penggalangan dananya, justru berita heboh ada warga Jambi yang bernama M Nuh 'ngeprank' acara tersebut. Bermula saat M Nuh ikut lelang motor Jokowi dalam acara itu. Ia bahkan disebut berhasil memenangkan politisi dengan nilai lelang Rp 2,5 miliar untuk satu unit motor bertandatangan Jokowi.
Namun belakangan diketahui, M Nuh yang awalnya mengaku sebagai pengusaha asal Jambi ternyata hanya seorang kuli bangunan!.
Hal itu diungkap Kapolda Jambi, Irjen Firman Shantyabudi. Ia menyebut, M Nuh yang berumur 46 tahun itu sudah diperiksa di Mapolsek Pasar, Kota Jambi.
"Pemenang lelang motor listrik dengan harga Rp 2,5 miliar sudah kami periksa," kata Firman sebagaimana dilansir Antara, Kamis (21/5/2020).
Ia menyebut, M Nuh merupakan warga Kampung Manggis, Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Ia juga menegaskan, M Nuh bukan ditangkap, ataupun ditahan. Kepada polisi, ia mengaku tidak paham acara lelang tersebut.
Ya memang yang bersangkutan tidak paham acara yang diikuti adalah lelang, dan yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah bukannya penyumbang," kata Kapolda Jambi.
Selanjutnya, karena yang bersangkutan ditagih, jadi dia meminta perlindungan ke pihak kepolisian.
"Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan kepada polisi dan melapor ke Polsek Pasar, Kota Jambi," katanya menambahkan.
Baca Juga: Bukan Ditangkap, Pemenang Lelang Motor Jokowi Justru Minta Tolong ke Polisi
Warga Curiga
Kepada Suara.com, sejumlah warga Jambi dari awal sudah curiga, usai mendengar sejumlah pemberitaan yang menyebut ada pengusaha Jambi berani membayar satu unit motor bertanda tangan Jokowi seharga Rp 2,5 miliar.
Warga juga curiga ada pengusaha bernama M Nuh di daerah Kampung Manggis. Karena selama ini warga sekitar tidak pernah mendengar ada nama pengusaha bernama M Nuh di Kampung Manggis.
"Ya curiga saja, masak iya ada pengusaha di Kampung Manggis namanya M Nuh ikut lelang motor Jokowi, saya tidak pernah mendengar," kata Imam, salah seorang warga Kota Jambi yang mengaku memiliki kerabat di daerah Kampung Manggis.
Menurut dia, jika ada pengusaha besar, biasanya namanya mudah dikenal di Jambi.
Ridho, warga Kota Jambi lainnnya juga merasa ada yang aneh kala mendengar ada pengusaha Jambi yang memenangkan lelang motor bertanda tangan Jokowi.
Berita Terkait
-
Bukan Ditangkap, Pemenang Lelang Motor Jokowi Justru Minta Tolong ke Polisi
-
MAKI: Panitia Konser Lelang Motor Jokowi Kebobolan
-
Detik-detik Motor Jokowi Ditawar Rp 2,5 M, Ternyata M Nuh Tak Paham Lelang
-
M Nuh Diduga Prank Lelang Motor Jokowi, Ketua MPR: Tidak Ada yang Ngerjain
-
Tak Paham Acara Lelang Motor Jokowi, Nuh Menyangka Dapat Hadiah Rp 2,5 M
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global
-
Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan
-
Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain
-
PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka
-
Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas
-
Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen
-
Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji
-
Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri
-
Kabar Baik! Jalur Lenteng Agung yang Amblas Bisa Dilalui Normal Besok Pagi
-
Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel