Suara.com - Dua hari menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah warga tampak berbondong-bondong datang ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2020) untuk membeli baju lebaran. Stasiun Tanah Abang ikut dipadati masyarakat yang ingin berbelanja.
Dari pantauan Suara.com di lokasi pada pukul 13.00 WIB, warga yang ingin berbelanja ke Pasar Tanah Abang tampak banyak yang mengandalkan moda transportasi Kereta Rel Listrik atau KRL.
Terlihat mereka yang datang secara berkelompok maupun individu. Mereka tampak datang dari KRL pemberangkatan Bogor-Depok dan juga Rangkas Bitung-Parung Panjang.
Adapun salah satu petugas keamanan di Stasiun Tanah Abang, mengatakan, bahwa seminggu terakhir memang aktivitas Stasiun tampak lebih sibuk.
"Dari seminggu yang lalu udah ramai lagi mas," kata Sanuri, petugas keamanan yang ditemui Suara.com di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2020).
Sanuri mengatakan, ramainya aktivitas Stasiun Tanah Abang ini di dominasi oleh masyarakat yang ingin berbelanja di Pasar Tanah Abang.
"Mereka biasanya belanja. Berangkat dan pulangnya naik kereta," katanya.
Sebelumnya, Camat Tanah Abang, Yassin Pasaribu mengatakan, meski sudah bertambah, personil Satpol PP masih kesulitan menghalau kegiatan belanja.
Pasalnya jumlah pelanggan yang datang terus saja bertambah dan tak sebanding dengan jumlah petugas.
Baca Juga: Lakukan Penertiban di Tanah Abang, Petugas Sempat Cekcok dengan Pedagang
"Petugas ditambah terus, yang belanja juga bertambah lebih banyak," ujar Yassin saat dihubungi, Jumat (22/5/2020).
Ia mengaku heran dengan makin banyaknya pengunjung yang datang dari berbagai wilayah. Yassin bahkan menduga para pengunjung yang rela berdesak-desakan di tengah pandemi Covid-19 ini tak takut akan corona.
Berita Terkait
-
Lakukan Penertiban di Tanah Abang, Petugas Sempat Cekcok dengan Pedagang
-
Kucing-kucingan dengan Petugas, Lapak PKL Bandel di Tanah Abang Diangkut
-
H-2 Lebaran, Warga Padati Pasar Tanah Abang dan Abaikan Protokol Kesehatan
-
Warga Membludak Buru Baju Lebaran di Pasar Tanah Abang: Gak Takut Corona
-
Satpol PP DKI Akui Kalah Jumlah dengan Pedagang Tanah Abang
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!