Suara.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan mengetatkan pengawasan untuk mencegah masyarakat melakukan takbir keliling pada malam Idulfitri 1441 Hijriah. Rencananya Satpol PP DKI Jakarta akan mendirikan pos untuk memantau adanya warga yang melakukan kegiatan tahunan ini.
Kepala Satpol PP DKI Arifin mengatakan nantinya di pos itu disiagakan sejumlah personel. Titik yang menjadi tempat didirikan posko itu dianggap lokasi yang strategis untuk mengawasi warga.
"Menempatkan posko-posko penjagaan di tempat-tempat strategis di jalan-jalan strategis, yang akan nantinya dijaga oleh anggota Satpol PP," ujar Arifin di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/5/2020).
Ia mengatakan, pihaknya masih mengidentifikasi lokasi mana saja yang akan didirikan posko. Namun, ia menyebut posko ini akan didirikan di lima wilayah kota administrasi Jakarta.
"Setiap wilayah kota, sekarang ini sedang melakukan identifikasi jalan-jalan yang tepat, tempatnya strategis di mana segera diputuskan," jelasnya.
Takbiran keliling disebutnya sudah diminta untuk tak dilakukan. Jika nantinya ada masyarakat yang tetap melakukannya, maka petugas Satpol PP di lokasi akan membubarkannya.
"Sanksi untuk mereka yang melakukan kegiatan takbir keliling, mereka harus kembali ke tempatnya masing-masing, ya. Dibubarkan," katanya.
Berita Terkait
-
Jubir Covid-19 Bolehkan Warga Beli Baju Lebaran di Pasar Saat Pandemi
-
Ancam Sweeping Pasar Kebayoran Lama, Satpol PP DKI Minta Bantuan Tentara
-
Awas! Nanti Malam Satpol PP DKI Kerahkan Pasukan Besar-besaran
-
Satpol PP DKI Akui Kalah Jumlah dengan Pedagang Tanah Abang
-
Satpol PP DKI Sudah Keluarkan 3.000 Lebih Teguran Tertulis Pelanggar PSBB
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?