Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali mengajak masyarakat untuk selalu memberikan semangat positif, inspirasi, kebaikan, serta saling mendukung di tengah pandemi dan situasi yang tidak menentu saat ini.
Ajakan tersebut salah satunya diwujudkan dalam tantangan #BersamaJagaKebaikan yang digulirkan beberapa waktu lalu sebagai bagian dari aktivasi kampanye nasional #BersamaJagaIndonesia.
Hal ini dikatakan Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (22/5/2020).
"Melalui gerakan ini, semangat untuk saling mendukung dan menguatkan antarsesama merupakan cerminan jiwa gotong royong yang menjadi karakteristik Bangsa Indonesia, yang dapat terwujud secara nyata dalam berbagai bentuk," katanya.
Dalam kampanye #BersamaJagaKebaikan, masyarakat diajak untuk melakukan tantangan, dimana mereka diharuskan mengunggah konten di sosial medianya (feed Instagram) pada 4 hingga 9 Mei 2020.
Adapun konten yang diunggah bertema tentang menebar kebaikan atau melakukan kegiatan kecil yang bermanfaat untuk sesama di Bulan Ramadan, dalam situasi menghadapi Covid-19.
Lewat gerakan #BersamaJagaKebaikan yang dijalankan di kanal Instagram Pesona Indonesia ini, banyak ditemukan bentuk-bentuk dukungan antarsesama yang tidak hanya berupa materi namun juga rohani.
Terdapat 103 konten yang berpartisipasi dalam tantangan #BersamaJagaKebaikan. Konten para partisipan tersebut banyak didominasi dengan tema berbagi bahan-bahan konsumsi dalam bentuk sembako atau makanan.
Di akhir periode tantangan, terseleksi 42 akun dan terpilih 10 postingan terbaik, yaitu dari akun @mommy_skystarla, @saya_bukan_fotografer, @entahlahjoker, @ivhakitaro, @alieyahsun, @heri_nunuk, @siklimiscom, @rienset, @tommyazisetiawan, dan @wlssjourney. Mereka berhak mendapatkan satu set merchandise eksklusif Wonderful Indonesia yang terdiri dari 7 item perlengkapan travel.
Baca Juga: Kemenparekraf - Delamibrands Bagikan 10.000 Masker Kain bagi Pekerja
"Indonesia merupakan negara dengan semangat dan jiwa gotong royong yang tinggi. Maka sebagai salah satu upaya untuk melalui kondisi pandemi ini bersama-sama, yaitu terus menyebarkan virus kebaikan dalam beragam bentuk, yang menjadi sangat berarti sebagai wujud saling membantu dan menguatkan," kata Nia.
Berita Terkait
-
Cerita PRT Sambut Lebaran di Masa Pandemi, Tetap Gembira Meski Penuh Getir
-
Kemenparekraf : Wisata Alam akan Diminati Masyarakat Setelah Pandemi
-
Ini Produk Pariwisata yang Akan Diminati Pasca Pandemi Covid-19
-
Kemenparekraf Latih Puluhan Pegawai Spa Guna Hadapi The New Normal
-
Kemenparekraf - Delamibrands Bagikan 10.000 Masker Kain bagi Pekerja
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli