Suara.com - Sungguh ironis, seorang pemuda asal Kecamatan Ambal Kebumen Jawa Tengah, AF (17) terancam mendekam di bui usai tertangkap karena mencuri gabah. Parahnya, pemuda itu nekat mencuri karena kecanduan game online. Aksi kejahatan itu bahkan telah dilakukannya puluhan kali.
Namun nahas, aksinya pada Kamis malam (21/5/2020) lalu di Desa Kembang Sawit Kecamatan Ambal gagal total. Warga berhasil memergokinya. Ia pun seketika jadi sasaran amarah warga yang geram karena seringnya terjadi pencurian gabah di sekitar mereka.
Tersangka masih beruntung karena Polsek Ambal segera mendatangi lokasi kejadian untuk menghentikan aksi main hakim sendiri itu.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, tersangka mengincar tumpukan gabah yang tergeletak di depan rumah. Sembari menunggu korban lengah, pelaku mengambil gabah yang telah siap jual.
"Gabah yang diincar adalah gabah yang tidak dimasukkan ke rumah," jelas AKBP Rudy saat jumpa pers, Kamis (28/5).
Tersangka yang biasa bekerja menjual rumput ini rupanya nekat mencuri gabah hingga puluhan kali karena kecanduan game online "Free Fire dan Mobile Legend."
Tersangka sepertinya telah kecanduan parah. Dalam seminggu, ia bisa main bareng (mabar) hingga lima kali. Setiap kali bermain game, tersangka bahkan bisa 15 jam nonstop berada di Warnet. Rudy mengungkapkan, setiap hendak main game, tersangka mencuri lebih dulu.
"Gabah dibawa menggunakan sepeda yang juga hasil curiannya," ujarnya
Dari pengakuan tersangka, ia kerap mencuri gabah di wilayah Ambal dan Kutowinangun. Ia tidak butuh waktu lama untuk menggondol gabah hasil panen para petani.
Baca Juga: Penderita Gangguan Jiwa Akibat Kecanduan Game Online
Tersangka dijerat Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun penjara.
Kontributor : Khoirul
Berita Terkait
-
ABG Kecanduan Game Online Tusuk Ibu Kandung, Polisi Cari Ponsel Tersangka
-
Mengaku Wartawan Hingga Anggota BIN, Kawanan Ini Tipu 120 Orang Sejak 2016
-
Kecanduan Gim Daring, Delapan Pelajar Jalani Perawatan di Rumah Sakit Jiwa
-
Dua Bocah Bekasi Alami Gangguan Jiwa, Diduga Kecanduan Main Gim di HP
-
Kesal Dilarang Main Game, Lelaki Diduga Ingin Meracuni Keluarganya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional