Suara.com - Pelantikan Iman Brotoseno sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (Dirut LPP TVRI) yang baru menuai perdebatan. Pelantikan Dirut TVRI ini dilakukan pada Rabu (27/5/2020).
Warganet ramai-ramai menyoroti cuitan-cuitan lama Iman Brotoseno. Misalnya seperti dalam unggahan akun Twitter @UtuhWibowo, Kamis (28/5/2020).
Akun itu menunjukkan cuitan Iman Brotoseno yang diunggah tahun 2013 dan 2010.
Dalam salah satu cuitan itu tertulis narasi, "Akhirnya kita menemukan bagaimana cara mempersatukan negeri. Ya dengan Bokep."
Cuitan dari akun Twitter @imanbr, milik Iman Brotoseno ini kemudian dikomentari oleh beberapa tokoh. Seperti eks juru bicara Gus Dur, Adhie Massardi.
Adhie pun mempertanyakan hal ini dan menyebut akun Twitter milik Helmy Yahya.
"NEW NORMALNEW TVRI semboyan TVRI dari masa ke masa: Menjalin Persatuan & Kesatuan (1962 - 2001). Makin Dekat di Hati (2001 - 2005). Saluran Pemersatu Bangsa (2012 - 2020). [menyatukan bangsa wuth bokep?]. Bro @helmyyahya kenapa jadi begini? Ada penjelasan?" cuit Adhie, Jumat (29/5/2020).
Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution juga ikut mengomentari cuitan lama Iman Brotoseno itu.
Melalui unggahannya, Syahrial menulis, "Pak gub Ganjar Pranowo akrab sama orang ini gak? Sekarang jadi dirut TVRI gantiin Helmy Yahya. Mungkin nanti program TVRI lebih hot ketimbang Liga Inggris."
Baca Juga: DPR Apresiasi Masterplan Kementerian Agama Hadapi New Normal
Sementara itu, aktivis queer feminis, Lini Zurlia juga menyoroti beberapa cuitan lama Iman Brotoseno. Bahkan Cuitan Lini pernah dibalas oleh Iman.
Saat itu, Lini mengunggah cuitan yang menyatakan dirinya tidak menggunakan hak pilihnya atau golput dalam pemilu 2019.
Iman sempat membalas beberapa cuitan Lini. Salah satunya dengan narasi seperti berikut.
"Reply yang menarik di mbak Golput. Mbak siapa kok ada centang biru sampai model rambut," cuit @imanbr pada 31 Maret 2019.
Lini juga mengungkapkan cuitan lama Iman Brotoseno yang mengusulkan untuk melebur TVRI, RRI dan Antara.
"TVRI, RRI, Antara dilebur jadi satu saja. Biar efisien, efektif, lincah. Rekrut orang orang profesional. Maaf yang tuwir tuwir pensiun saja," tulis @imanbr pada 24 Agustus 2016.
Berita Terkait
-
Jejak Dirut Baru TVRI di Majalah Playboy, Tengku Zul Sentil Maruf Amin
-
Iman Brotoseno Tanggapi Ribut Pelantikan Dirut TVRI: Saya Tidak Berbohong
-
Dirut Baru TVRI Bekas Kontributor Playboy, Jansen: Apa Tidak Ada yang Lain?
-
Dilantik Jadi Dirut TVRI, Iman Brotoseno: Saya Netral dan Tidak Bohong
-
Siapa Iman Brotoseno? Ini Profil Dirut TVRI Baru, Pengganti Helmy Yahya
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja