Suara.com - Sutradara Iman Brotoseno dilantik sebagai Direktur Utama TVRI yang baru pada hari ini, Rabu (27/5/2020). Pengangkatan Iman Brotoseno menjadi Dirut TVRI berdasarkan keputusan Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI.
Ia menggantikan Helmy Yahya yang dipecat melalui surat keputusan pada 16 Januari 2020 lalu dan sempat berseteru dengan Dewan Pengawas TVRI.
Pelantikan Iman Brotoseno menjadi Dirut TVRI dikabarkan melalui akun Twitter TVRI, pada Rabu (27/5/2020).
"Ketua Dewas LPP TVRI Arief Hidayat Thamrin, hari ini 27 Mei 2020 melantik IMAN BROTOSENO sebagai Dirut LPP TVRI (PAW) periode tahun 2020-2022 di lantai 3 gedung GPO LPP TVRI," tulis akun Twitter @TVRINasional, dikutip Suara.com.
Selain diketahui sebagai seorang sutradara, Iman Brotoseno juga merupakan lulusan Universitas Indonesia. Ia juga kerap menulis di blog miliknya dan membuat cuitan di akun Twitter @imanbr.
Iman Brotoseno juga menyukai dunia bawah air. Dikutip dari blog miliknya, Iman adalah instruktur selam dari Professional Association of Diving Instructors (PADI).
Berikut profil lengkap Iman Brotoseno, dirangkum Suara.com dari berbagai sumber.
Pendidikan
- Canisius College, Jakarta
- National Film & Television School, London
- Fakultas Hukum, Universitas Indonesia (FHUI)
Karir dan Pengalaman
Baca Juga: Soal Penanganan Covid-19, Jokowi Minta Jawa Timur Diberi Perhatian Khusus
- Produser Katena Films (1994-1999)
- Film Director (2000-2004)
- Film Director / Executive Producer Orange Waterland Films (2005-sekarang)
- Contributor for National Geographic Indonesia, Playboy Indonesia, Male Emporium, Chic Photo Video Magazine and Nikonia on underwater/travel articles and photography (2005-2008)
- Ketua Asosiasi Pekerja Film Iklan Indonesia (2006-2009)
- Chairman Pesta Blogger (2009)
- Presiden dari ASEAN Blogger Community
- Delegasi Indonesia dalam Stockholm Internet Forum (2012)
- Pembicara di Malaysia International Tourism Bloggers Conference, Kuala Lumpur (2012)
- International Leadership Visitor Program in USA (2013)
- Chief Executive Officer TIME LINE (2014-sekarang)
Nominasi
- Piala Iqbal Rais untuk Piala Iqbal Rais untuk Penyutradaraan Berbakat Film Panjang Karya Perdana untuk film "3 Srikandi" (2016)
- Piala Maya untuk Piala Maya untuk Penulisan Skenario Asli Terpilih untuk film "3 Srikandi" (2016)
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2020: Nusa Rasa Bali
-
Link Streaming dan Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Besok, Sabtu 23 Mei 2020
-
Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Hari Ini, Jumat 22 Mei 2020: Bisnis Gerabah
-
Link Streaming & Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Besok, Jumat 22 Mei 2020
-
Link Streaming & Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Hari Ini, Kamis 21 Mei 2020
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Heboh Begal Pocong, Sosiolog UGM Ingatkan Publik Jaga Nalar: Ini Cipta Kondisi Ala Orba
-
Bakal Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris, Ini Agenda Kunjungan Prabowo di Prancis
-
68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Bagaimana Pemprov DKI Pastikan Dagingnya Aman?
-
Usut Suap Bea Cukai, KPK Bedah Misteri Kontainer yang Mengendap 30 Hari di Tanjung Emas
-
Kabar Gembira! 93 Sekolah Rakyat Rampung Juni, Gus Ipul Siapkan Lowongan bagi 8.000 Tenaga Pendidik
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal