Suara.com - Mantan personel Duo Ratu Maia Estianty tengah berduka. Pasalnya, salah seorang anggota keluarganya yakni tantenya yang berdomisili di Surabaya baru saja meninggal dunia akibat serangan COVID-19.
Hal ini membuat Maia menjadi lebih waspada terhadap bahaya virus corona. Ia pun mengajak masyarakat agar tak menganggap remeh virus mematikan itu.
"Hari ini tanteku meninggal karena COVID-19 di Surabaya. Masih pada bandel kah atau mengganggap remeh COVID-19?" kata Maia via akun Twitter-nya @MAIAsangJUARA.
Mantan istri Ahmad Dhani itu mengingatkan bahwa virus corona atau COVID-19 bisa menyerang siapa saja tak terkecuali anggota keluarga sehingga publik perlu lebih berhati-hati.
"Hati-hati sebelum keluarga kita, Anda, satu-satu dipanggil Allah karena COVID-19," tukasnya.
Di akhir cuitannya, ibunda Al, El, dan Dul itu juga meminta doa kepada warganet yang ditujukan untuk almarhumah tantenya.
"Al Fatihah untuk tanteku tersayang," pungkasnya.
Menanggapi hal ini, warganet justru berspekulasi tentang penanganan COVID-19 di tanah air. Sebagian menilai bahwa pemerintah tak mampu menangani pandemi dengan baik.
"Kata umma "Jangan selalu menyalahkan rakyat mbak, salahkan pemerintah yang enggak becus kebijakannya dan enggak konsisten kebijakannya dalam menangani COVID-19 ini. Jika peraturan itu tegas, pasti ditaati oleh rakyat dan jika peraturan itu plin plan, pasti dilanggar oleh rakyat"," tulis akun @Namaku_Rarra.
Baca Juga: Peras Kades Jutaan Rupiah, 2 Oknum LSM di Bojonegoro Diciduk Polisi
"Ada lho mbak yang nyuruh kita berdamai dengan corona. Gimana tuh? Kasih tahu dong biar enggak salah langkah, kan yang jadi korban rakyat," tulis @AisyahMutahar.
Berita Terkait
-
Beda Pendidikan Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Sedang Jadi Omongan
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Apa Zodiak Ahmad Dhani? Ini Karakter dan Peruntungannya
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?