Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video warga yang rela berdesak-desakan di Pantai Anyer, Banten. Padahal, Pemerintah Provinsi Banten masih menutup tempat wisata di tengah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @infotangerang.id. Dalam video itu tampak ratusan orang berdesak-desakan memenuhi Pantai Anyer untuk berlibur pada Minggu (31/5/2020).
"Video suasana Pantai Anyer Minggu kemarin viral di media sosial. Meski sudah ditutup, namun pengunjung tetap membludak," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Selasa (2/6/2020).
Dalam video tersebut, tampak orang-orang yang memadati pantai di ujung Banten itu tak memperdulikan physical distancing yang ditetapkan oleh pemerintah. Bahkan, sebagian dari mereka juga tidak mengenakan masker.
Pantai Anyer tak ubahnya seperti lautan manusia. Meski panas cukup terik, mereka tetap berdesakan demi menghabiskan waktu liburan dan tak menghiraukan bahaya virus corona.
Mengutip dari Bantennews.co.id -- jaringan Suara.com, warga yang mengantre masuk ke kawasan pantai bahkan menyebabkan kemacetan dari Cinangka hingga kawasan Hotel Marbella, Anyer.
Sumiati, salah seorang pengunjung pantai mengaku sengaja mengajak seluruh anggota keluarganya ke pantai. Ia sengaja ingin menghabiskan hari terakhir liburan lebaran sebelum memulai aktivitas.
Ia berdalih tetap mengenakan masker dan berusaha menjaga jarak meski mendatangi tempat wisata. Sehingga membantu mencegah penularan virus corona.
"Besok sudah masuk kerja, jadi cuma tinggal hari ini liburannya," ungkapnya.
Baca Juga: Pemprov DKI Klaim Hak Keuangan TGUPP Anies Juga Dipangkas di Tengah Pandemi
Berita Terkait
-
Viral Pria Bersarung Bawa Motor Masuk Tol, Polisi: Memang Biasanya Begitu
-
Viral Video Mengerikan Bocah 2 Tahun Tersangkut Lift
-
Studi WHO: Jaga Jarak 2 Meter Turunkan Risiko Penularan 80 Persen
-
Viral, Tak Mau Anaknya Dibawa ke RS, Ibu Pasien Corona Peluk Petugas
-
Geger Jual Ikan Gurame Seharga Rp 1,3 Juta dan 4 Berita Viral Lainnya
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?