Suara.com - Pembatalan ibadah haji 2020 tidak hanya terjadi di Indonesia. Negara lain seperti India pun mengambil kebijakan pembatalan haji di tengah pandemi virus corona COVID-19.
Komite Haji India mengumumkan akan mengembalikan 100 persen uang jemaah.
Disadur dari The Indian Express, Sabtu (6/6/2020), CEO Komite Haji India, Maqsood Ahmed Khan, memastikan bahwa ibadah haji 2020 resmi dibatalkan.
Pernyataan itu disampaikan Maqsood Ahmed Khan dalam sebuah surat edaran yang dikeluarkan pada hari Jumat (5/6/2020).
Melalui surat itu, Khan menawarkan pengembalian uang jemaah haji 100 persen atau secara penuh. Komite Haji India akan mengembalikan uang jemaah sesuai dengan jumlah yang telah mereka setorkan.
Ia pun menegaskan kepada para jemaah bahwa peluang untuk berangkat haji tahun ini kurang dari 5 persen saja. Mengingat pandemi COVID-19 masih mewabah.
Surat tersebut menyatakan bahwa pengembalian uang 100 persen ditawarkan kepada jemaah haji setelah "mendapat komunikasi (tanggal 13 Maret) dari pemerintah Saudi ... menyampaikan untuk sementara waktu menghentikan persiapan ibadah haji 2020. Mengingat hanya tersisa beberapa minggu untuk persiapan di India, untuk ibadah haji 2020, namun pemerintah Saudi belum mengkomunikasikan perkembangan lebih lanjut. ”
BACA JUGA: Haji 2020 Batal, Bukan Kali Pertama, Ini Sejarah Pembatalan Ibadah Haji
Khan juga menjelaskan bahwa semua jemaah akan mendapat pengembalian uang. Termasuk mereka yang bahkan tidak mengajukan pembatalan tetap akan mendapatkan pengembalian uang secara otomatis yang disimpan di rekening mereka.
Baca Juga: Salut! Sopir di Parepare Siapkan Fasilitas Cuci Tangan di Atas Angkot
Penerbangan haji dari India ke Arab Saudi rencananya mulai 25 Juni dan berakhir 2 Agustus.
Komite Haji India dijadwalkan membawa sebanyak 70 persen dari 200.000 jemaah haji di negara tersebut. Sementara 30 persen sisanya difasilitasi oleh operator tur swasta.
Ancaman virus corona juga menyebabkan proses penyelesaian aplikasi jemaah tertunda. Komite Haji India baru mengeluarkan izin 125.000 jemaah haji.
Biaya haji di India dikumpulkan dalam tiga angsuran.
Semua jemaah yang dipilih oleh Komite Haji India, telah membayar masing-masing 810000 Rupee atau setara Rp 150,1 juta di angsuran pertama. Beberapa jemaah juga telah membayar angsuran sekitar 110000 Rupee (Rp 20,3 juta).
BACA JUGA: Ustaz Somad Ngaku Tak Menyesal Dukung Prabowo, 'Saya Tidak Ngefans'
Berita Terkait
-
Viral Foto Pemuda Makamkan Sendiri Ayah yang Meninggal Diduga karena Corona
-
Update Covid-19 Global 6 Juni: Salip Italia, Kasus di India Tertinggi Ke-6
-
Ratusan Tenaga Medis Dinyatakan Positif Covid-19, Serikat Ancam Mogok Kerja
-
Virus Corona yang Ada Di India Disebut Berbeda, Kok Bisa?
-
30 Tahun Banting Tulang Demi Haji, Sarwiyah Ikhlas Gagal Pergi Tahun Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT