Suara.com - Puluhan badak di Afrika Selatan terpaksa harus kehilangan cula sebagai ciri khas hewan besar ini. Hal tersebut dilakukan otoritas setempat untuk menjaga keselamatannya.
Menyadur CBS News, pejabat satwa liar di Afrika Selatan memotong lusinan tanduk badak sebagai tindakan perlindungan dari pemburu liar. Para ahli khawatir perburuan akan melonjak selama pandemi virus corona.
Dengan kosongnya tiga taman nasional yang populer yakni Taman Nasional Pilanesberg, Mafikeng, dan Botsalano, dikhawatirkan perburuan liar akan semakin merajalela.
Menurut laporan koresponden CBS News, Debora Patta taman nasional tersebut dianggap sebagai tempat yang relatif aman bagi satwa liar, sebab dijaga oleh penjaga dan pengunjung. Tetapi kurangnya pengunjung akibat ditutup selama pandemi Covid-19, memberikan kesempatan bagi pemburu gelap untuk membunuh badak demi mendapatkan culanya.
Untuk mencegah hal tersebut, petugas taman nasional memutuskan memotong cula mereka sebelum diburu. Prosedur dehorning (pemotongan cula) tersebut dilakukan oleh pihak konservasionis dan penjaga hutan di Afrika Selatan.
Nico Jacobs, salah satu pendiri organiasai Rhino 911, memutuskan untuk mempercepat proses setelah melihat singa betina memakan bangkai badak saat ia berpatroli.
"Kami lebih suka melihatnya berkeliaran dan berkembang biak tanpa cula daripada membiarkannya rentan diburu oleh pemburu yang kejam," tulis Rhino 911 di halaman di Facebooknya.
Untuk memotong culanya, para pejabat membius badak dan menggunakan gergaji listrik untuk memotongnya menjadi nubia. Jika badak tidak memiliki cula, membuatnya tidak berguna bagi pemburu.
Rhino 911 telah bekerja dengan para pejabat untuk melakukan langkah tersebut selama tiga tahun terakhir, yang berpengaruh pada turunnya tingkat perburuan liar.
Baca Juga: Afrika Selatan Longgarkan Lockdown Mulai 1 Juni, Warga Boleh Bekerja
Para ahli mengatakan dehorning tidak memiliki efek samping negatif pada kesehatan hewan.
"Memotong cula badak bukanlah sesuatu yang kami sukai kepada raksasa lembut ini, tetapi itu adalah metode yang terbukti dapat melindungi hewan dengan sedikit atau tanpa efek samping," tulis Rhino 911 di Facebook.
"Cula badak terbuat dari keratin, jadi memotong cula itu seperti memotong kuku atau rambut Anda. Culanya akan tumbuh kembali," tambah kelompok tersebut.
Menurut sebuah laporan, cula badak dijual seharga 60.000 dolar (sekitar Rp 840 juta) per kilogram, lebih dari harga kokain atau emas. Cula tersebut sering digunakan untuk tujuan pengobatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka
-
Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi
-
Polda Metro Periksa 24 Saksi Kasus Sutrimo, Status Kini Naik ke Penyidikan
-
Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah yang Digagas Turki dan Arab Saudi?
-
Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki