Suara.com - Usai Perayaan Ekaristi, Misa Hari Raya Tritunggal Mahakudus Tahun A pada Sabtu (6/6/2020) pukul 17.00 WIB, yang ditayangkan secara live streaming dari Gereja Katedral Jakarta dan bisa diikuti via kanal YouTube Komsos Katedral, Romo A. Hani Rudi SJ, Pastor Kepala Paroki Gereja Katedral menyampaikan klarifikasi dan informasi sehubungan belum dibukanya Gereja Katedral Jakarta untuk misa umat.
Sebagai latar belakang, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konferensi pers via kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, pada Kamis (4/6/2020) menyatakan, "Mulai besok (5 Juni 2020) kegiatan beribadah sudah bisa mulai dilakukan. Jadi masjid, musala, kemudian gereja, vihara, pura, kemudian kelenteng, semua sudah mulai bisa membuka, tapi hanya untuk kegiatan rutin. Mulainya besok, dan harus mengikuti prinsip-prinsip protokol kesehatan."
Meskipun telah diperkenankan untuk dibuka kembali, hingga saat ini Gereja Katedral Jakarta dipastikan belum dibuka. Berikut adalah pemaparan selengkapnya, yang disampaikan oleh Romo A. Hani Rudi SJ, Pastor Kepala Paroki Gereja Katedral, sebagaimana bisa disimak dari kanal YouTube Komsos Katedral.
"Saudara-saudara yang terkasih, salam sehat. Berkaitan dengan beredarnya berita-berita yang mengabarkan bahwa Gereja Katedral Jakarta sudah dibuka untuk misa umat, perkenankan saya Romo A. Hani Rudi SJ, Pastor Kepala Paroki Gereja Katedral menyampaikan klarifikasi dan informasi resmi," demikian pembuka dari Romo Hani.
Kemudian, disampaikannya klarifikasi dan keterangan resmi pihak Gereja Katedral Jakarta sebagai berikut:
I. Gereja Katedral Jakarta belum dibuka untuk umat dan belum ada kegiatan ibadah atau misa bersama umat dalam waktu dekat ini. Pada waktunya akan diberitahukan kapan mulai difungsikan kembali. Kita masih menunggu arahan teknis dan detail dari Keuskupan Agung Jakarta.
II. Kami memilih tidak buru-buru untuk menyelenggarakan misa bersama umat, karena kami ingin memastikan bahwa segala sesuatu siap sesuai protokol kesehatan. Misalnya semua prasarana pendukung memadai, seperti pengaturan kursi berjarak, penyediaan wastafel, alat deteksi suhu, dan seterusnya.
Kami juga ingin memastikan bahwa semua petugas yang akan melayani dipastikan bebas dari Covid-19, dengan menyelenggarakan rapid test. Maka kami mohon agar umat bersabar sambil mempersiapkan diri dengan membiasakan hal-hal dasar, yaitu cuci tangan dengan bersih, wajib memakai masker kalau keluar rumah dan menjaga jarak yang aman.
III. Sementara ini umat diharap tetap beribadah di rumah dengan mengikuti misa online atau live streaming, umat bisa memilih waktu yang cocok. Sabtu sore pukul 16.00 WIB. Minggu pagi pukul 11.00 WIB, dan Minggu sore pukul 17.00 WIB. Sedangkan misa harian, sore hari pukul 18.00 WIB.
Baca Juga: Status Normal Baru Disebut Jadi Peluang Industri Otomotif
Dengan penjelasan dari Romo A. Hani Rudi SJ, umat Katolik akan beribadah dalam ujud misa online atau live streaming, sampai pemberitahuan lebih lanjut. Teriring ucapan penutup yang disampaikan oleh Romo Hani, "Jaga jarak selalu bersih, jaga tangan, jaga hati. Banyak terima kasih, Tuhan memberkati."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook