Suara.com - Sebanyak delapan provinsi di Indonesia menunjukkan tren positif setelah tidak ditemukannya lagi penambahan kasus positif Covid-19. Sedangkan, 10 provinsi lainnya juga menunjukkan tren positif dengan angka penambahan kasus positif Covid-19 dibawah lima dalam sehari.
Hal itu diketahui berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 per Minggu (7/6/2020) pukul 12.00 WIB hari ini.
Dari data yang diterima Suara.com, delapan provinsi yang tidak ditemukan adanya penambahan kasus positif Covid-19 pada Minggu (7/6/2020) meliputi Aceh, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Riau dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sedangkan, 10 provinsi dengan penambahan angka kasus positif Covid-19 di bawah lima, yakni Bangka Belitung; 4 kasus, Daerah Istimewa Yogyakarta; 2 kasus, Kalimantan Timur; 2 kasus, Kalimantan Utara; 1 kasus, Kepulauan Riau; 1 kasus, Sulawesi Tenggara; 2 kasus, Lampung; 1 kasus, Maluku Utara; 1 kasus, Papua Barat; 1 kasus, dan Sulawesi Barat; 1 kasus.
"Inilah yang kemudian kita yakini bahwa sebagian besar masyarakat telah memahami betul tentang yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB, Minggu sore.
Untuk diketahui, angka kasus positif Covid-19 di Indonesia kian bertambah sebanyak 672 orang. Hingga Minggu (7/4l6/2020) sore ini tercatat sebanyak 31.186 orang dinyatakan positif Covid-19.
Disisi lain jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga bertambah sebanyak 591 menjadi total 10.498 orang. Meski, angka kematian akibat Covid-19 juga bertambah 50 dengan total keseluruhan berjumlah 1.851 orang.
Berita Terkait
-
Tambah 163 Pasien, Jakarta Urutan Pertama Penambahan Kasus Covid-19
-
Minggu 7 Juni, Pasien Positif Covid-19 Tembus 31.186, Tambah 672 Kasus
-
1.500 Pegawai PDAM Surabaya Resah, 3 Karyawan Dikabarkan Positif Covid
-
Kabar Gembira, Tidak Ada Kasus Infeksi Covid-19 Baru di 6 Provinsi Ini
-
Jelang New Normal, Kasus Corona di Indonesia Hampir Tembus 30 Ribu Orang
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Guru Besar UGM Soroti Penetapan Dadan sebagai Tersangka: Kenapa Baru Sekarang?
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis
-
Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini
-
Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?
-
Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu
-
Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!
-
Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS
-
Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks
-
Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?
-
Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?