Suara.com - Jumlah pasien yang terjangkit Virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di Indonesia belum juga menurun, hingga Jumat (5/6/2020) hari ini kasus positif mencapai 29.521 orang.
Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memaparkan berdasarkan hasil pemeriksaan 13.333 spesimen terdapat penambahan sebanyak 703 orang dari hari kemarin.
Spesimen ini diperiksa dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 91 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 54 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 174 laboratorium.
Total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 380.973 spesimen.
"Sampai dengan hari ini kita masih mendapatkan kasus baru yang konfirmasi covid-19 positif sebanyak 703 orang, sehingga totalnya sekarang menjadi 29.521 orang," kata Yuri dari Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (5/6/2020).
Dari jumlah itu, Yuri menyebut ada tambahan 49 orang meninggal sehingga total menjadi 1.770 orang meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 551 orang yang sembuh sehingga total menjadi 9.443 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Sementara Orang Dalam Pemantauan yang masih dipantau 49.320 ODP, dan PDP menjadi 13.592 orang.
Yuri menegaskan semua ini tersebar merata di 34 provinsi dan 420 kabupaten/kota, ada penambahan dua kabupaten/kota yang baru terinfeksi hari ini.
Baca Juga: Update Covid-19 Global 5 Juni: 9 Negara Laporkan Penurunan Jumlah Kasus
Data kemarin, ada 28.818 kasus positif, 18.205 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, kasus sembuh 8.892 orang, dan kasus meninggal 1.721 jiwa.
Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119.
Tag
Berita Terkait
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Jumat, 5 Juni 2020
-
Besok Mulai PSBB Transisi, Kamis 4 Juni; Positif Corona DKI Tambah 60 Orang
-
Rabu 3 Juni; Pasien Positif Corona di Jatim 5.310 Kasus, 437 Meninggal
-
Catat Rekor! 292 Pasien Covid-19 di Jatim Berhasil Sembuh
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Kamis, 4 Juni 2020
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya