Suara.com - Lelaki berinisial PS warga Tanah Merah, Lempake, Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian.
Pasalnya, PS tepergok warga setempat saat mencuri celana dalam wanita hari Jumat (5/6) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Saat itu, dia nyaris menjadi korban amuk massa.
Kepada polisi, PS mengakui mencuri celana dalam perempuan sebagai syarat ilmu hitam yang dipelajarinya, agar kaya dan awet muda.
“Informasinya seperti itu, dia mencuri celana dalam perempuan untuk pesugihan dan awet muda. Tapi ya tak bisa dibuktikan karena mistis. Dia itu baru mau mencuri," kata Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang Iptu Fahrudi, Senin (8/6/2020).
Fahrudi mengatakan, polisi mendapat laporan warga soal kasus PS dan langsung mendatangi lokasi kejadian di Jalur Satu Jalan Tanah Merah, Lempake, Samarinda Utara.
"Dia itu baru masuk kampung langsung ditangkap, karena sudah dicurigai mau mencuri. Ketika ditanya warga, dia mengakui mau mencuri celana dalam," kata dia.
Ketika polisi tiba di lokasi, PS langsung diamankan ke polsek karena hendak dikeroyok massa.
Sementara warga setempat hingga kekinian tak melakukan pelaporan sehingga kasus itu tak bisa diproses.
"Jadi kami cuma mengamankan orang itu saja, belum ada pelaporan," kata dia.
Baca Juga: Curi Ratusan BH dan Celana Dalam Wanita, Pencuri Dipenjara 23 Minggu
Berita Terkait
-
Viral! Pencuri Gasak Sekarung Paket Bawaan Kurir di Gambir
-
Curi Mobil Mantan Istri, Yos Diringkus Polisi Saat Kabur ke Jambi
-
DUAARR! Satu Keluarga Dilempar Bom di Pasuruan Jawa Timur
-
Waduh! Gegera Curi Tusuk Gigi, Trisno Jadi Pesakitan Dituntut 6 Bulan Bui
-
Terpojok Ketahuan Curi Sarang Walet Warga, Agus Ayunkan Pisau ke Polisi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi