Suara.com - Linimasa Twitter geger dengan sosok bernama Cindy pada Selasa (9/8/2020) pagi. Nama Cindy viral di media sosial setelah diungkap oleh seorang sopir ojek online (ojol).
Bermula dari cuitan yang dibagikan oleh penulis buku sekaligus YouTuber Risa Saraswati melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (8/6/2020).
Dalam cuitan tersebut Risa membagikan bidikan layar komentar sopir ojol bernama Herman Suherman di salah satu unggahan video kanal YouTube milik Jurnalrisa.
Herman mulanya bertanya mengenai sosok bernama Cindy kepada Tim Jurnalrisa untuk memastikan rasa penasarannya selama ini.
Ia mengaku Cindy pernah memanfaatkan jasanya. Perempuan tersebut meminta Herman untuk diantar pulang dari Bandung ke Subang dengan ongkos Rp 400 ribu.
Tapi saat di perjalanan, kata Herman, Cindy menceritakan berbagai peristiwa mistis dan mengaku sebagai bagian dari Tim Jurnalrisa.
Selama membonceng Cindy itu juga, Herman mengalami sejumlah kejadian aneh hingga memancing keheranan warga. Seperti saat Cindy memintanya berganti posisi dan menawarkannya untuk bergabung dengan Tim Jurnalrisa.
"Beliau menawarkan saya untuk menjadi kru dari tim ini dengan imbalan 200K, dalam setiap syuting (mengantra ke tempat-tempat yang akan digali cerita mistisnya). Di tengah-tengah perjalanan pun, banyak hal-hal aneh yang saya temui," tulis Herman seperti dikutip Suara.com.
Tak berhenti sampai di situ, keanehan lain juga terjadi saat Cindy tiba di tujuan.
Baca Juga: Bikin Ngeri! Warga Paksa Bawa Pulang Mayat Pasien Corona Pakai Gledekan RS
Menurut keterangan Herman, perempuan tersebut memintanya untuk menunggu di mulut gang dengan alasan takut dimarahi oleh ayahnya.
Namun, setelah satu jam menunggu, ayah Cindy tak kunjung datang. Walhasil, karena penasaran, Herman memutuskan untuk menghampiri rumah penumpang itu. Di sanalah, ia mendapati kejadian tak terduga.
"Setibanya di rumahnya, bukannya ketemu sama beliau atau keluarganya, tapi yang saya temui hanyalah rumah kosong, kotor, kumuh dan gelap. Saya tanya ke penduduk sekitar, tapi tidak ada yang mengenalinya," imbuhnya.
Setelah itu, Herman pun kembali ke arah Kota Subang meski masih diliputi tanda tanya. Ia yang kebetulan bertemu dengan sopir ojol lain, lantas meminta bantuan kepada mereka untuk menemukan alamat Cindy.
Rasa penasaran Herman pun terjawab setelah dirinya pulang ke Bandung. Seketika, ia terkejut bukan kepalang mengetahui sosok Cindy yang sebernanya.
"Pagi-pagi saya buka HP dan saya pun terkejut karena mendapat kabar via WA dari driver ojol Subang yang membantu saya (mereka mengaku sudah sweeping ke daerah di mana saya mengantar alm Cindy dan sudah bertemu dengan keluarganya. Mereka meminta saya agar sabar dan ikhlas, karena yang saya antarkan itu sudah meninggal 4 tahun yang lalu, akibat kecelakaan dalam perjalanan Bandung-Subang)," terang Herman, memungkasi.
Berita Terkait
-
Syifa Aafiyah Hilang, Ibu: Syifa Pulang, Biar Saja Uangnya Habis
-
Kenakan Masker Bergambar Unik, Penampilan Wali Kota Solo Bikin Salah Fokus
-
Trending, Risa Saraswati Bagikan Kisah Mistis Driver Ojol dan Cindy
-
Sepekan Syifa Aafiyah Hilang, Ibu: Syifa Pulang, Nggak Usah Takut Dimarahi
-
Hampir Setahun, Deden Masih Berjuang untuk Kembali Merumput Bersama Persib
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!