Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berkunjung ke Akademi Angkatan Udara (AAU) pada hari Jumat (12/6/2020). Ia mengunjungi sekolah para taruna alutsista udara itu untuk mengecek fasilitas yang ada di sana.
Hal ini seperti diungkapkan oleh ajudan pribadinya, Rizky Irmansyah melalui akun Instagram-nya @rizky_irmansyah. Ia menjelaskan bagaimana Prabowo sangat serius memperhatikan pendidikan bagi para calon anggota TNI AU.
"Pada hari Jumat yang lalu Menhan Prabowo Subianto berkunjung ke Akademi Angkatan Udara, dalam kunjungan tersebut Pak Prabowo bukan hanya memberikan ceramah dan santi aji kepada taruna AAU, tetapi juga berkeliling melihat fasilitas yang ada di AAU," tulis @rizky_irmansyah.
Ia pun menjelaskan panjang lebar mengenai Menhan Prabowo yang menurutnya menaruh perhatian sangat besar di bidang pendidikan. Mantan calon presiden 2019 itu dikabarkan akan membangun gedung ampiteater berkapasitas besar di sebuah lahan kosong yang ada di AAU.
"Pak Prabowo menyampaikan perintah kepada saya "Rizki, tolong nanti kirim tim ke sini, lalu ukur lahan itu untuk dibangun ampiteater berkapasitas besar". Saya menjawab, "Siap, dilaksanakan pak"," demikian tulis Rizky.
Unggahan tersebut ternyata memantik perhatian warganet. Namun, mereka salah fokus dengan sepatu Prabowo yang berwarna krem dan terlihat mentereng.
"Sepatunya Pak Prabowo itu merk apa ya pak? Keren banget," tulis akun @septalibransyah.
Rizky pun menjawab bahwa sepatu itu dipesan langsung dari pengusaha sepatu, Handiman Ali, dengan merk sepatunya bernama Mario Minardi.
"Sepatu Pak Prabowo khusus dibuatkan oleh @handiman.ali owner of @mariominardi_official," jawabnya.
Baca Juga: Momen Prabowo Subianto Kerjai Anak Buahnya yang Tertidur saat Bertugas
Rizky pun tak lupa mengingatkan bahwa sepatu itu adalah produk dalam negeri, buatan anak bangsa. Namun, kualitasnya tak kalah dengan sepatu dari luar negeri.
"Jangan lupa kalau @mariominardi_official itu hasil karya dan buatan anak negeri," katanya.
Berita Terkait
-
Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas
-
Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati