Suara.com - Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez mengatakan dirinya telah didiagnosis terinfeksi virus corona baru.
Ia mengatakan sedang menjalani perawatan dan akan bekerja dari jarak jauh melalui para pembantunya.
"Sebagai presiden dan warga negara yang bertanggung jawab, saya ingin menyampaikan bahwa selama akhir pekan saya mulai merasa tidak enak badan dan hari ini saya didiagnosis terinfeksi COVID-19," kata Hernandez dalam pidato yang disiarkan televisi, Selasa (16/6/2020) malam.
"Mereka merekomendasikan istirahat tetapi saya akan melanjutkan bekerja dari jarak jauh melalui para pembantu saya," tutur dia sebagaimana dilansir Antara dari Reuters.
Menurut Hernandez, dirinya mengalami gejala ringan dan, setelah mulai menjalani perawatan, kini merasa lebih baik.
Istri Hernandez dan dua pembantunya juga telah didiagnosis dengan virus corona dan semuanya sedang dirawat.
Honduras melaporkan sejauh ini ada 9.656 kasus virus corona dengan 330 kematian.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Kucing Diinjak Sampai Mati, Ini Fakta Sebenarnya
-
Tolak Pemakaman Pasien Corona, Warga Bentrok Lempari Polisi Pakai Batu
-
Tolak Jenazah Pasien Corona, Warga Honduras Bentrok dengan Polisi
-
Cara Honduras Penuhi Pangan Warga Saat Pandemi Corona: Tanami Lahan Kosong
-
Rusuh Sesama Napi Dalam Penjara di Honduras, 19 Orang Tewas
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat