Suara.com - Polsek Kelara menangkap seorang lelaki berinisial T, terduga pelaku dukun cabul. T dijemput anggota Unit Reskrim Polsek Kelara di Kampung Lantang Dusun Samataring, Desa Tombolo, Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto, Rabu (17/6/2020).
“Orangnya sudah kami amankan, dan sudah dilimpahkan ke Polres Jeneponto,” kata Kapolsek Kelara Iptu Bakri.
Menurutnya, Unit Reskrim Polsek Kelara mengamankan terduga pelaku dukun cabul tersebut karena berpotensi menimbulkan komplik masyarakat.
“Suami korban yang datang menemui saya di kantor tadi pagi. Setelah kami dengar keterangannya ini berpotensi menimbulkan kasus baru, maka kami ambil inisiatif untuk mengaman orang yang diduga pelaku tersebut,” jelas Iptu Bakri.
Untuk menindak hal tersebut, pihak yang merasa korban diarahkan ke Polres Jeneponto untuk melaporkan secara resmi masalah tersebut.
“Masyarakat yang merasa korban diarahkan melapor ke SPKT Polres Jeneponto,” ungkap Iptu Bakri.
Iptu Bakri mengungkapkan, lelaki yang diduga dukun cabul mengaku warga Gowa.
“Yang bersangkutan mengaku orang Gowa, namun KTPnya Sorong,” tutup Iptu Bakri.
Baca Juga: Kentut di Depan Polisi, Pria Ini Kena Denda Rp 7,9 Juta
Berita Terkait
-
Dipaksa Pacar Aborsi, Wanita Muda Malah Seharian Diperkosa Dukun Cabul
-
Keperawananku Direnggut Dukun Cabul, Celana Kembang-kembang Jadi Bukti
-
Aku Korban Dukun Cabul, Kisah Pelecehan di Balai Pengobatan Tradisional
-
Dukun Cabul Modus Ritual Buang Sial Incar Para Gadis di Facebook
-
20 Korban Dukun Cabul di Karawang Berusia 15 hingga 17 Tahun
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam