Suara.com - R (25), seorang pemuda nekat menghabisi nyawa M Jazuli, Ketua RT 04, RW 06 Kelurahan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat. Pak RT tewas ditusuk karena R kesal melihat wajah pria tersebut.
Insiden pembunuhan ini terjadi pada Rabu (17/6/2020) sore di jalan sekitar rumah korban. Kala itu, M Jazuli diketahui tengah mendata warga yang menerima bantuan sosial (bansos).
Namun R tega menusuk punggung M Jazuli menggunakan pisau dapur hingga korban terkapar dan dilarikan ke rumah sakit oleh warga. Nahas, aksi penusukan tersebut berujung kematian.
Selengkapnya, berikut 6 fakta pemuda tega menusuk Pak RT hingga tewas karena wajahnya dianggap bikin kesal.
1. Tampangnya Dianggap Ngeselin, Pak RT di Jakbar Dibunuh Warganya Sendiri
M Jazuli (52), Ketua RT 04, RW 06, Kelurahan Kota Bambu Utara, Jakarta Barat tewas dibunuh R (25) yang tak lain adalah warganya sendiri.
Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto menyampaikan, aksi penusukan berujung kematian terhadap Jazuli terjadi pada Rabu (17/6/2020) sore di jalan dekat rumah korban.
2. Pak RT yang Ditusuk Ternyata Sedang Mendata Penerima Bantuan untuk Warganya
Baca Juga: Pak RT Jazuli Tewas Dibunuh Warga Sendiri, Pelaku: Saya Kesal Lihat Mukanya
R (25), pelaku penusukan berujung kematian terhadap M Jazuli, Ketua RT 04/RW 06 Kelurahan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat sempat melarikan diri usai melakukan aksi kejinya tersebut.
Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto mengatakan, saat ditusuk oleh tersangka R, Jazuli sedang melakukan pendataan bantuan untuk warganya pada Rabu (17/6/2020).
3. Dibunuh Warga karena Sebal Mukanya, Pesan Terakhir Pak RT: Salah Apa Saya?
M Jazuli, Ketua RT 04, RW 06, Kelurahan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat korban penusukan sempat menyampaikan pesan terakhir sebelum dinyatakan meninggal di rumah sakit.
Wilogo (45), salah satu warga mengaku Jazuli sempat bertanya alasan pelaku berinisial R (25) menyerangnya dengan sebilah pisau. Pesan terakhir itu disampaikan Jazuli ketika dibawa warganya ke rumah sakit dalam kondisi bersimbah darah.
4. Dibunuh karena Wajahnya Bikin Kesal, Darah Pak RT Masih Membekas di Gang
Jejak peristiwa pembunuhan terhadap M Jazuli masih bisa dilihat di Gang Al Mukmin RT 04, RW 06, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat.
Gang tersebut merupakan lokasi ketika Ketua RT itu dibunuh pelaku berinisial R (25) yang tak lain adalah warga sekitar.
5. Pak RT di Jakbar Dibunuh karena Wajahnya, Warga: Dia Baik dan Suka Menolong
Warga RT 04, RW 06, Kelurahan Kota Bambu Utara, Jakarta Barat, menceritakan kepribadian personal M Jazuli, Ketua RT setempat yang ditusuk hingga berujung tewas oleh warga berinisial R (25). Pelaku nekat membunuh Ketua RT karena mengaku kesal melihat wajah Jazuli.
Wilogo (45), warga setempat menuturkan, bahwa Jazuli dikenal sebagai sosok yang baik dan tak arogan.
6. Pembunuh Sadis Pak RT di Palmerah Dikenal Pendiam
R (25), pembunuh Pak RT di Kelurahan Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat dikenal pendiam. M Jazuli (52), Ketua RT 04, RW 06 menjadi korban pembunuhan.
Aminudin, Ketua RW.06 mengaku tidak terlalu kenal dekat dengan R. Namun sejauh ini R adalah sosok yang suka bergaul.
7. Pak RT Ditusuk-tusuk Sampai Tewas karena Mukanya Bikin Sebel Warga
Seroang warga Kelurahan Kota Bambu Utara, Jakarta Barat menusuk ketua RTnya sendiri karena kesal. Si warga yang berinisial R (25) mengaku sebel lihat muka RTnya, M. Jazuli (52).
M. Jazuli pun tewas ditusuk R. Dia adalah Ketua RT 04 RW 06. Kejadian itu, Rabu (17/6/2020) sore.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
Terkini
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman
-
Usai OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, KPK Bidik Sengketa Lahan di Kawasan Wisata
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos