Suara.com - Pemprov DKI Jakarta memperbolehkan kegiatan rekreasi ruangan terbuka atau outdoor mulai Sabtu 20 Juni, sesuai aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Seharusnya kawasan Monumen Nasional (Monas) akan segera dibuka bersamaan dengan aturan ini.
Namun rencana pembukaan Monas kini telah dibatalkan. Alasannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum memberikan instruksi.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Monas Isa Sarnuri mengatakan masih menunggu instruksi Anies. Isa mengatakan Monas dianggap berbeda dengan kawasan rekreasi ruang terbuka lainnya karena berada di wilayah ring 1.
"Berdasarkan instruksi pimpinan masih menunggu. Mungkin Monas kan ring 1, persiapannya agak beda," ujar Isa saat dihubungi, Jumat (19/6/2020).
Meski demikian, Isa mengatakan pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan. Namun sampai saat ini belum ada instruksi untuk membuka kawasan hijau itu.
"Kalau kami sih persiapan sudah, tapi ada pertimbangan-pertimbangan lain dari pimpinan. Pimpinan kami kan banyak, ada Kepala Dinas, ada pak Asisten, ada Sekda, ada pak Gubernur," jelasnya.
Ia sendiri belum bisa memastikan kapan akan membuka Monas. Namun sejumlah rekayasa dan protokol pencegahan penularan Covid-19 sudah ia persiapkan.
"Kami tinggal nunggu, kalau kami sudah persiapan, kalau dibukanya itu kebijakan pimpinan kita, pak Gubernur," pungkasnya.
Baca Juga: Kembali ke Jakarta, Stefan William Kini Jadi Sering Nangis
Berita Terkait
-
Gelar CFD di Musim Pandemi, Warga DKI Tak Bakal Dicek Suhu Tubuh
-
Jam Pulang Kerja, Jalan TB Simatupang Arah Pasar Rebo Macet Jumat Sore
-
Toilet Belum Siap Dipakai, Masjid Istiqlal Masih Tiadakan Salat Jumat
-
Jumatan, Masjid Sunda Kelapa Tak Pakai Ganjil Genap Nomor Ponsel Jemaah
-
New Normal Bakal Dimulai, Ini Cara Mudah Periksa Ban Mobil
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun