Suara.com - Warga Jakarta kini bisa beraktivas lagi di luar rumah setelah Gubernur DKi Jakarta Anies Baswedan melonggarkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau disebut PSBB masa transisi.
Pasar Ikan Hias di Lapangan Hijau Makorem, Jalan Jenderal Urip Sumoharjo. Jatinegara, Jakarta Timur menjadi sasaran warga untuk berburu ikan hias.
Dari pantauan Suara.com, Minggu (21/6/2020) dini hari, warga terlihat berjubel mendatangi lapak para pedagang yang kini berjualan di masa pandemi Covid-19 pada malam hari.
Biasanya pengunjung memarkirkan kendaraanya di pinggir jalan di dekat pasar ikan. Namun, warga yang mendatangi pasar ikan ini diarahkan untuk masuk kendaraannya ke dalam lapangan.
"Iya rame bang, sudah 3 mingguan lalu (parkir di lapangan)," kata salah satu petugad parkir yang enggan menyebutkan identitasnya saat ditemui Suara.com di lokasi.
Tak Ada Jaga Jarak dan Tak Bermasker
Tampak tak ada penerapan physical distancing alias jaga jarak di lokasi pasar.
Para pengunjung berjubel untuk melihat-lihat jenis ikan hias atau perlengkapan akuarium yang dipajang para pedagang. Adapula warga yang terlihat nekat tak mengenakan masker sambil berkerumun melihat ikan-ikan hias.
Terdengar suara pria yang mengimbau agar kendaraan pengunjung bisa dipindahkan ke dalam lapangan yang berada di dekat lapak-lapak pedagang.
Baca Juga: Viral Mobil Hantam Pasar Ikan Bikin Geger, Roda Sampai Injak Ikan-ikan
Dengan menggunakan alat pelantang suara, pria berpakaian loreng itu pun menyebutkan pelat nomor sepeda motor milik pengunjung karena kedapatan memarkir sembrarang di pinggir jalan.
"Bagi pengunjung yang parkir kendaraan di jalan supaya di-pindahin ke lapangan. Mohon kerja samanya," kata pria tersebut.
Di tempat yang sama, salah satu penjual makanan di pasar ini menyebut jika waktu berjualan para PKL ini dibatasi dari pukul 23.00 hingga pukul 04.00 WIB.
"Iya dikasih waktu dari jam 11 sampai jam 4. Kalau pagi udah ada petugas Satpol PP," kata dia.
Berita Terkait
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
-
Banjir Jakarta Hari Ini: Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2, Genangan di Jakbar dan Jaksel Capai 70 cm
-
Waspada Banjir! Pintu Air Pasar Ikan Siaga II, 9 Wilayah Jakarta Utara Terancam
-
BPBD DKI Jakarta Sebut Status Pintu Air Pasar Ikan Naik Jadi Siaga 3
-
Pintu Air Pasar Ikan Dilaporkan Berstatus Siaga 2
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo