Suara.com - Siapa sangka pekerjaan rektor ternyata tak hanya mengurusi urusan akademik. Buktinya, Rektor UNY Sutrisna Wibawa ikut turun tangan ketika salah seorang mahasiswanya patah hati.
Cerita ini berawal ketika Prof. Sutrisna yang aktif di media sosial membagikan kisah seorang mahasiswa yang curhat kepada dirinya melalui fitur Direct Message (DM) di Instagram.
"Assalamualaikum Prof. Saya hanya ingin menyampaikan keluh kesah sebagai mahasiswa UNY, yang terdampak corona dan merasakan secara langsung bagaimana corona memporak-porandakan hidup saya," demikian isi pesan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dikirim ke akun Instagram Rektor UNY @sutrisna.wibawa.
Ia kemudian menceritakan panjang lebar bagaimana kisah asmaranya kandas akibat virus corona. Ternyata, pendekatan yang ia lakukan selama tiga semester kandas begitu saja lantaran mahasiswi yang ia dekati terlanjur berpacaran dengan laki-laki lain.
Namun, hal itu ada kaitannya dengan virus corona. Gara-gara pandemi, kuliah dilakukan secara online. Mahasiswa tersebut jadi tak punya kesempatan untuk bertatap muka dengan mahasiswi pujaan hatinya. Nahas, ketika si mahasiswi pulang kampung, ia ternyata mendapat pacar baru.
Membaca hal ini, Prof. Sutrisna menjadi ikut prihatin. Ia pun memberikan tanggapannya mengenai masalah ini melalui akun Instagram-nya.
"Keluh kesah salah satu mahasiswa yang terdampak corona. Semoga diberikan kesabaran dan ketabahan yang berlimpah. Aamiin. Turut prihatin," kata @sutrisna.wibawa.
Ia juga kaget saat mengetahui mahasiswanya tak cuma berkeluh-kesah soal Uang Kuliah Tunggal (UKT), uang jajan yang diberhentikan, atau masalah lainnya. Mereka juga berani curhat soal asmara kepada dirinya.
"Ternyata yang berkeluh kesah isinya tidak hanya perihal uang jajan yang di-stop ortu, UKT, kos-kosan, tapi juga perihal....," tulis Prof. Sutrisna via Instagram.
Baca Juga: 2 Bulan Gondrong, Rektor UNY Dicukur Alumnus: Duduk Anteng Pulang Ganteng
Berita Terkait
-
Terungkap Alasan Widi Mulia Nikahi Dwi Sasono
-
Awas Hoaks! Sutrisna Pastikan UTBK-SBMPTN Tidak Diperpanjang
-
2 Bulan Gondrong, Rektor UNY Dicukur Alumnus: Duduk Anteng Pulang Ganteng
-
Kapal Kargo Iran Tabrak Karang di Perairan Batam, Bakamla RI Beri Bantuan
-
Selamat dari Penembakan Massal, Perempuan Ini Nikahi Pria Penolongnya
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat