- Pemerintah Spanyol menuntut Israel segera membebaskan warga negara Spanyol, Saif Abukeshek, yang ditahan di perairan internasional.
- Israel menangkap Abukeshek dan aktivis Brasil saat menyerbu armada bantuan Global Sumud Flotilla di lepas pantai Kreta.
- Pemerintah Spanyol mengecam penahanan tersebut karena Israel tidak menunjukkan bukti keterlibatan aktivis dengan kelompok Hamas.
Suara.com - Pemerintah Spanyol menuntut Israel segera membebaskan Saif Abukeshek, warga negara Spanyol keturunan Palestina yang ditahan setelah pasukan Israel menyerbu armada bantuan menuju Gaza.
Pemerintah Spanyol menyebut penahanan itu ilegal dan bahkan menuduh Israel melakukan penculikan.
Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, mengatakan penangkapan dilakukan di luar yurisdiksi Israel karena terjadi di perairan internasional.
“Tentu saja ini adalah penculikan,” tegas Albares kepada radio RAC1.
Saif Abukeshek ditangkap bersama aktivis Brasil Thiago Avila saat militer Israel menyerbu armada Global Sumud Flotilla di lepas pantai Kreta awal pekan ini.
Keduanya kemudian dibawa ke Israel untuk diinterogasi setelah Tel Aviv menuduh mereka memiliki hubungan dengan Hamas.
Namun Spanyol menegaskan Israel belum menunjukkan bukti apa pun terkait tuduhan tersebut.
“Israel belum menyampaikan bukti apa pun mengenai hubungan Abukeshek dengan Hamas,” kata Albares.
Situasi memanas setelah organisasi flotilla dan tim hukum Adalah menuding kedua aktivis mengalami kekerasan selama dalam tahanan.
Baca Juga: Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab
Menurut kesaksian yang dirilis, Abukeshek disebut diborgol, ditutup matanya, dan dipaksa tengkurap berjam-jam hingga mengalami memar.
Thiago Avila juga mengaku diseret dan dipukuli oleh tentara Israel hingga pingsan dua kali.
Keduanya kini disebut telah memulai aksi mogok makan sebagai bentuk protes atas penahanan mereka.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menegaskan negaranya akan melindungi seluruh warganya dan membela hukum internasional.
“Kami menuntut pembebasan warga Spanyol yang ditahan secara melawan hukum oleh pemerintah Benjamin Netanyahu,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab
-
Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon
-
Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat
-
Muka Malu Infantino! Pencitraan di Panggung FIFA Ditolak Mentah-mentah Palestina
-
Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab
-
Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya
-
Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata
-
Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota
-
AS Bayar AI Rp1,6 Triliun untuk Berburu Ranjau Iran di Selat Hormuz
-
Banjir dan Longsor Terjang Brasil, Enam Tewas Ribuan Orang Kehilangan Tempat Tinggal
-
Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon
-
UMP Naik Tiap Tahun, Kenapa Buruh Makin Tertekan Biaya Hidup?
-
Cium Aroma Rekayasa Kasus Pembunuhan Indramayu, DPR Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan
-
Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI